Wali Kota Depok meninjau peruntukan gedung eks SDN Pondok Cina 1 di Margonda.

Bisnis361 Dilihat

TEMPO.CO, depok – Walikota depok Muhammad Idris mengaku belum mengetahui kedepannya lokasi bangunan lama tersebut SDN Pondok Sina 1 Pasca kegagalan proyek pembangunan masjid agung di Jalan Margonda, Kecamatan Beji.

Menurut Idris, apa yang dilakukannya saat ini berdasarkan surat keputusan yang ia berikan sebelumnya untuk memindahkan seluruh siswa sekolah tersebut ke sekolah atau kelas baru. Sarana dan prasarana di lokasi baru dinilai lebih nyaman dan aman.

Idris mengatakan pada Senin, 8 Januari 2024 “Tempatnya baru juga bagus, sarana dan prasarananya juga baru, makanya nanti akan kita evaluasi aset-aset Pemprov DKI di eks SDN Pondok Sina 1,” kata Idris, Senin. 8 Januari 2024.

Disinggung mengenai keluhan orang tua terhadap kelompok belajar (Rombel) yang seharusnya berjumlah 19 kelas, Idris menegaskan solusinya adalah dengan mengganti kegiatan belajar mengajar pada pagi dan sore hari.

“Di Pondok Sina 1 semua maunya pagi ya, kalau pagi semua oke. Kita harapkan, tidak masalah kalau Pondok Sina 5 nanti dikasih,” kata Idris.

Dia bergerak setengah hati karena pintunya tertutup

Terpisah, orang tua siswa SDN Pondok Sina 1 mengaku terpaksa pindah ke gedung sekolah baru di Jalan Pinang, Desa Pondok Sina, Kecamatan Beji untuk memasuki semester ajaran baru tahun ajaran 2023/2024.

Orang tua murid Pondok Sina 1, Mujila, 46, mengaku masih setengah hati menerima kepindahan putranya. Karena kita punya banyak kenangan. benar sekali Di gedung lama,” kata Mujila, Senin 8 Januari 2024.

Ia mengatakan, lahan luas di tempat lama cocok untuk menampung lebih dari 400 siswa. “Jika kamu melihatnya secara langsung Mah “Ini (gedung di Jalan Penang) indah, tapi kami masih berjuang untuk kembali ke sana,” ujarnya.

Baca Juga  Knight Flower, Sinopsis Drama Honey Lee's Reback yang akan tayang 13 Januari 2024

iklan

Tahun Pelajaran 2023/2024 Suasana hari pertama tahun ajaran semester baru di gedung baru SDN Pondok Sina 1 di Gang Pinang, Pondok Sina, Beji, Kota Depok, Senin, 8 Januari 2024. Orang tua siswa mengaku setengah hati pindah dari lokasi lama, sekolah yang terletak di Jalan Margonda. Tempo/Ricky Juliansiah

Saat ditanya mengenai daya tampung gedung baru, beberapa orang tua mengaku sudah menghitung dari 18-19 kamar yang dibutuhkan ada 14 kamar. Jumlah siswa tiap kelas adalah 24 orang. Alhasil, kata Mujila, pihak sekolah membuat aturan seluruh siswa SDN Pondok Sina 1 datang pada pagi hari, sedangkan SDN Pondok Sina 5 kelas 1 hingga 5 berangkat sore hari.

Ia juga mendapat informasi dari wali kelas bahwa jam belajar siswa kelas 2 hanya sampai pukul 10.00 WIB, sedangkan di SDN Pondok Sina 1 Margonda sampai pukul 10.30 WIB. Alasannya adalah menggunakan suku cadang umum.

“Kami berharap tidak ada pembagian kelas dan semua bisa belajar di pagi hari, waktu belajar tidak dikurangi lagi, sehingga anak-anak bisa belajar lebih efektif,” kata Mugila.

Mau tak mau, Mujila dan kawan-kawan tak bisa kembali ke bekas gedung SDN Pondok Sina 1 di Jalan Margonda. Pintu sekolah terkunci. Orang tua siswa juga memikirkan kelangsungan pendidikan anaknya. “Jadi saya terpaksa datang ke sini,” kata Mujilah.

Beberapa guru dihubungi saat mencoba konfirmasi kepada kepala sekolah SDN Pondok Cina 1. TEMPO Dia mengatakan, instansi terkait berada di luar karena ada audit Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Pilihan Editor: Mengabaikan pesan Anyus Baswedan, Sekda Dike menegaskan eks warga Kampung Bayam harus keluar dari Kampung Susun.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *