Viral: Seorang Ayah di Depok Bicara soal Penculikan Anak di Media Sosial, Ini yang Terjadi

Bisnis363 Dilihat

TEMPO.CO, depok – Orang kota depokBagus Dwi Prasetyo, 35 tahun, keluar di media sosial Penculikan anak-anak Si kecilnya. Selasa 16 Januari 2024 Selasa 16 Januari 2024 Penculikan di rumahnya di Jalan Pemuda Kampung Pulo, Sipayung Jaya, Sipayung disebut-sebut dilakukan oleh mantan istrinya.

“Maaf ini sudah menjadi konflik keluarga. Saya lihat ini masalah internal. Saya sudah ajukan pengaduan di media sosial karena sepertinya berasal dari pihak yang berwajib. Respon lambatkata Bagus saat dihubungi pada Jumat 19 Januari 2024.

Bagus menuturkan, saat kejadian, seorang pekerja rumah tangga dan kedua anaknya yang berusia 5 dan 2 tahun masih bekerja di rumah tersebut. Saat itu sekitar pukul 15.40 WIB.

“Anak saya yang pertama mungkin bosan di rumah dan mengajak tetangganya bermain, tapi saat dia membuka pintu, tiba-tiba ada yang masuk, ada yang masuk,” kata Bagus.

Bagus kemudian melanjutkan, pria tak dikenal itu langsung mengancam ART agar diam dan mengatakan akan membawa pergi anak tersebut. Setelah itu, Bagus, seorang perempuan datang dan membawa serta putra kecilnya.

Saat itulah anggota keluarga berteriak minta tolong dan tetangga mendengarnya. Namun sia-sia saja, karena begitu hendak merebut anak Bagus, pelaku berteriak agar tidak ikut campur.

Namanya ibu, dan dia sudah tua, kata Bagus sambil menunjuk tetangganya yang menyaksikan penculikan itu. “Ada perempuan lain yang menangkapnya saat hendak menabrak sepeda motor, dan akhirnya mereka melepaskannya.”

Berdasarkan penuturan para tetangga, pria yang melakukan kejahatan tersebut mengatakan bahwa itu adalah pamannya dan dia mengakui bahwa pelaku perempuan adalah mantan istri Bagus. “Saya tidak tahu karena saya memakai helm, tapi saya curiga dia mantan istri saya,” kata Bagus.

Baca Juga  Video palsu aktor Bollywood yang mengkritik Narendra Modi beredar selama pemilu India

iklan

Bagus melapor ke Polres Metro Depok pada Rabu, 17 Januari 2024. Ia mengaku mengeluhkan mantan istrinya tersebut usai menyambangi rumahnya di kawasan Kamangisan, Jakarta Barat, namun dibantah.

Ia juga menyatakan, ini adalah pertama kalinya anak tersebut diculik. Sebelumnya pada November lalu, Bagus dan keluarganya melaporkan istrinya yang diceraikannya empat bulan lalu.

Ia menuding mantan istrinya dan anak buahnya melakukan penganiayaan yang berdampak besar pada kesehatan mental ibu dan anak-anaknya. Tapi laporannya hang, kata Bagus.

Setidaknya dua pasal yang digunakan polisi untuk pengaduan baru-baru ini adalah penculikan anak dan masuk tanpa izin.

Bagus mengatakan, awalnya ingin mencari solusi kekeluargaan, namun hal itu tidak pernah diterima. Sehingga dia mengambil jalur hukum dan turun ke media sosial. “Mudah-mudahan mendapat perhatian lebih dari jaringan, dan mungkin sampai ke dia (mantan istri),” ujarnya.

Pilihan Editor: EKSKLUSIF, Alasan Pemilik Videotron Graha Mandiri Berhenti Iklan Capres Anis



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *