Serangan udara Israel menewaskan relawan asing yang mengantarkan makanan ke Gaza

Bisnis25 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaSetidaknya lima pekerja non-pemerintah World Central Kitchen (WCK), termasuk orang asing, tewas. Serangan udara Israel Di Gaza, kantor media pemerintah Gaza yang dikelola Hamas Senin malam, 1 April 2024.

Mereka yang tewas dalam insiden di Deir al-Balah Gaza Pusat tersebut termasuk warga Polandia, Australia dan Inggris serta warga Palestina, kata juru bicara kantor media.

“Kami mengetahui laporan bahwa seorang anggota tim World Central Kitchen tewas dalam serangan IDF,” tulis WCK di X. “Ini tragis. Pekerja kemanusiaan dan warga sipil tidak boleh menjadi sasaran. Tidak akan pernah.”

Mengomentari laporan tersebut, tentara Israel mengatakan pihaknya sedang melakukan penilaian mendalam dan tingkat tinggi untuk memahami keadaan insiden “tragis” ini.

“Angkatan Pertahanan melakukan upaya ekstensif untuk memastikan pengiriman bantuan kemanusiaan yang aman dan bekerja sama dengan WCK dalam upaya kritisnya untuk mengirimkan makanan dan perbekalan. Bantuan kemanusiaan Untuk rakyat Gaza,” kata pernyataan militer.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan dalam wawancara radio dengan stasiun televisi ABC bahwa Kementerian Luar Negeri Australia “segera menyelidiki” laporan tersebut.

“Saya sangat prihatin dengan hilangnya nyawa di Gaza,” katanya. “Pemerintahan saya mendukung gencatan senjata yang langgeng, menuntut pembebasan para sandera, dan nyawa warga Palestina dan Israel yang tidak bersalah yang hilang selama konflik Gaza-Hamas.”

Video ditemukan Reuters Petugas medis memindahkan jenazah ke rumah sakit dan menunjukkan paspor ketiga orang yang meninggal.

iklan

WCK memberikan bantuan pangan dan menyiapkan makanan bagi mereka yang membutuhkan. Mereka mengatakan mereka menyajikan lebih dari 42 juta makanan di Gaza dalam 175 hari pada bulan lalu.

Chef Jose Andres memulai WCK pada tahun 2010 dengan mengirimkan chef dan makanan ke Haiti setelah gempa. Organisasi tersebut telah memberikan makanan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana alam, pengungsi di perbatasan AS, petugas kesehatan selama pandemi Covid, dan orang-orang yang mengalami konflik di Ukraina dan Gaza.

Baca Juga  Macron menyerukan gencatan senjata dalam perang Israel dengan Hamas di Gaza

X, dalam postingan terakhirnya pada Senin, mengatakan timnya bergerak ke seluruh Gaza setiap hari untuk mendistribusikan makanan. Pengungsi Palestina.

“60+ Dapur umum “Kami berada di Gaza selatan dan kami menyiapkan ratusan ribu makanan setiap hari, seperti mujadara, nasi, lentil, dan bawang karamel,” katanya.

Dalam sebuah pernyataan, kelompok Islam Hamas mengatakan serangan Israel terhadap staf WCK ditujukan untuk “meneror” badan kemanusiaan internasional tersebut dan mencegah mereka menjalankan misinya.

Reuters

Pilihan Editor: Jika negara-negara Barat tidak menghapus utangnya, Ukraina akan bangkrut.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *