Segera bawa ke rumah sakit, waktu emas penanganan pertama pasien stroke hanya 4,5 jam

Bisnis452 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Dokter spesialis saraf RS Premier Bintaro Dr Mediani Camelia menyarankan masyarakat untuk membawa pasien stroke ke rumah sakit terdekat bila melihat ada yang menderita. Stroke. “Harus cepat ditangani. Semakin cepat pasien dibawa ke rumah sakit, semakin baik,” kata Meidianie dalam obrolan bertajuk LSMPI DULU: RSPB Stroke Center di akun YouTube resmi RS Premier Bintaro.

Masyarakat harus berpacu dengan waktu dalam menangani stroke. Mediani mengatakan, semakin cepat pasien stroke ditangani, maka kesembuhannya akan semakin baik. Mereka mencatat bahwa stroke menyebabkan kematian berbagai saraf. “Jutaan saraf bisa mati dalam 1 menit. Jadi sebaiknya segera dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Mediani menambahkan, dalam pengobatan stroke ada istilah “golden time” atau “golden time” yaitu kurang dari 4,5 jam sejak pengobatan awal. Pada tahap ini, dokter akan melakukan pemeriksaan klinis dengan melakukan MRI atau CT scan kepala beserta pencitraan otak.

Jika akibatnya adalah stroke yang disebabkan oleh penyumbatan, Terapi Trombolitik diresepkan, yang dimaksudkan agar darah mengalir kembali ke otak. Terapi ini diberikan secara intravena selama 1 jam dan pasien dimonitor secara rutin selama terapi.

RS Premier Bintaro Memiliki Stroke Centre, salah satu layanan RSPB, yang memberikan perawatan stroke terpadu mulai dari tahap pencegahan, pengobatan, dan pemulihan. Selain Stroke Center, terdapat layanan Vascular Center yang menjelaskan prosedur EVAR (Endovaskular Aneurysm Repair). Prosedur EVAR merupakan metode perbaikan aneurisma perut dengan pendekatan endovaskular.

iklan

Seorang ahli bedah vaskular (spesialis bedah vaskular) mengatakan, “Prosedur EVAR melibatkan pengikatan perangkat tabung khusus dan stent yang dipasang di arteri untuk memperkuat dinding dan mencegah pecahnya aneurisma.”Pembuluh darah)) Suhartono dalam konferensi pers yang diterima Tempo pada Januari 2024.

Baca Juga  Hasil China Masters 2023: Leo/Daniel gagal lolos ke semifinal, kalah dari unggulan pertama pasangan India.

Pendekatan endovaskular ini biasanya lebih invasif dibandingkan operasi terbuka tradisional, sehingga pemulihan pasien seringkali lebih cepat. Namun, keputusan menjalani EVAR bergantung pada beberapa faktor, antara lain ukuran dan bentuk aneurisma serta kesehatan pasien secara keseluruhan.

Pilihan Editor: Saran untuk pasien stroke yang mencari pengobatan akupunktur



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *