Rusia gagal masuk kembali ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB karena invasinya ke Ukraina.

Bisnis247 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaRusia Dia gagal kembali ke badan hak asasi manusia PBB (Dewan Hak Asasi Manusia PBB) pada hari Selasa, 18 bulan setelah keanggotaannya ditangguhkan karena invasi besar-besaran ke Ukraina.

Pemungutan suara rahasia di Majelis Umum yang beranggotakan 193 orang memberi Bulgaria 160 suara dan Albania 123 suara, sehingga masing-masing negara mempunyai masa jabatan tiga tahun di Dewan Hak Asasi Manusia mulai 1 Januari.

Rusia berada di urutan ketiga dengan 83 suara.

“Negara-negara anggota PBB mengirimkan sinyal kuat kepada para pemimpin Rusia bahwa tidak ada pemerintah yang bertanggung jawab atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang tak terhitung jumlahnya,” kata Louis Charbonneau, direktur UN Human Rights Watch.

Rusia dikeluarkan dari DK PBB pada April 2022 dalam upaya diplomatik yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Pemungutan suara tersebut dipandang sebagai ujian atas dukungan diplomatik Moskow pada saat negara-negara Barat mendapat kecaman keras atas serangan brutal terhadap negara-negara tetangganya.

Berbicara sebelum pemungutan suara, Duta Besar Albania Ferit Hox mengatakan Majelis Umum PBB “menghadapi pemilihan umum yang penting untuk menunjukkan bahwa mereka belum siap untuk mempertimbangkan petugas pemadam kebakaran sebagai petugas pemadam kebakaran.”

Pemungutan suara PBB dilakukan hanya beberapa hari setelah serangan rudal Rusia di desa Hroza di Ukraina yang menewaskan lebih dari 50 orang.

“Rusia masih bangga mendapat setengah dari dukungan PBB saat ini,” kata Richard Gowan dari lembaga nirlaba Crisis Group.

Hal ini mendukung klaim bahwa isolasi diplomatik Rusia secara bertahap mereda karena banyak negara sudah lelah bertengkar mengenai Ukraina.

Namun, ia menambahkan, “Sahabat Ukraina masih merupakan kekuatan yang sangat kuat di Majelis Umum.”

Baca Juga  Persiapan nonton konser Coldplay, persiapkan diri Anda dengan cara berikut ini

Pada bulan Maret tahun ini, komisi penyelidikan PBB menuduh Rusia melakukan berbagai kejahatan perang di Ukraina, termasuk pembunuhan di luar proses hukum, penyiksaan dan pengusiran anak-anak.

Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) juga telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dan Komisaris Hak Anak Rusia Maria Lovova Belova atas deportasi ilegal ratusan anak-anak Ukraina, yang merupakan kejahatan perang.

Kremlin menolak tuduhan dan yurisdiksi pengadilan.

iklan

Tiongkok termasuk di antara negara-negara yang masuk kembali ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada hari Selasa setelah lebih dari 80 organisasi nirlaba mendesak negara-negara untuk menentang terpilihnya kembali Beijing atas dasar hak asasi manusia.

Pada bulan Agustus tahun lalu, ketua hak asasi manusia PBB saat ini, Michelle Bachelet, menemukan kemungkinan kejahatan terhadap kemanusiaan di wilayah paling barat Xinjiang. Hal ini terjadi empat tahun setelah laporan PBB mengungkapkan bahwa 1 juta Muslim Uighur ditahan di kamp-kamp rahasia. Beijing menyebut kamp rahasia tersebut sebagai pusat pelatihan keterampilan kejuruan.

Bachelet telah mendorong Beijing untuk memasuki wilayah tersebut selama bertahun-tahun dan akhirnya diizinkan memasuki Tiongkok pada Mei 2022 melalui kunjungan yang dikontrol ketat.

“Kejahatan terhadap kemanusiaan dan genosida tampaknya tidak meniadakan tindakan yang diambil oleh badan hak asasi manusia tertinggi PBB,” tulis Proyek Hak Asasi Manusia Uyghur di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

Direktur Eksekutif Pusat Akuntabilitas Global Savita Paundi mengatakan bahwa beberapa negara yang terpilih menjadi anggota Dewan Hak Asasi Manusia memiliki catatan hak asasi manusia yang buruk.

“Pemilu Burundi dan Tiongkok hari ini melemahkan kredibilitas dewan,” tulisnya

Ke-47 anggota Dewan Hak Asasi Manusia ditugaskan berdasarkan wilayah.

Baca Juga  Laporan IQAir menemukan hanya 7 negara yang memenuhi standar kualitas udara Organisasi Kesehatan Dunia

Tiongkok, bersama dengan Jepang, Indonesia dan Kuwait, adalah satu dari empat negara yang bersaing untuk mendapatkan empat kursi terbuka di grup Asia. Indonesia memimpin dengan 186 suara, sedangkan Tiongkok di peringkat keempat dengan 154 suara.

Kuba, yang mendapat kritik atas upayanya untuk mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua karena catatan hak asasi manusianya, menerima jumlah suara tertinggi di kawasan Amerika Latin dan Karibia dengan 146 suara.

Pilihan Editor: Keanggotaan Rusia dibekukan di Dewan HAM PBB, Indonesia menentang

Reuters | Al Jazeera



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *