Renovasi Museum Kavaleri Oleh Kementerian PUPR: Upaya Melestarikan Warisan Militer Indonesia

Bisnis55 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Museum Kavaleri di Kawasan Strategis Militer Indonesia sedang menjalani renovasi besar-besaran yang diprakarsai oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melestarikan warisan militer Indonesia dan memperbarui bangunan museum agar lebih menarik dan informatif bagi pengunjung.

Dilaporkan dari halaman Museumsoesilosoedarman.comDi tahun Pada tahun 1950, Skuadron Kavaleri 1 di Bandung dan Divisi Kavaleri APRIS di Padang dilengkapi dengan tank Stuart, dan Ex Opleidings Centrum Pantertroepen – markas Belanda di Bandung, Jawa Barat – ditunjuk sebagai markas pusat persenjataan kavaleri (Pussen TNI AD.

Museum Kavaleri Indonesia di kawasan Pusenkav Bandung rencananya akan dibangun sebagai destinasi wisata edukasi yang menonjolkan nilai sejarah, peran dan fungsi satuan kavaleri dalam perjuangan Indonesia.

Pembangunan museum ini mendapat dukungan luas dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian PUPR hingga TNI. Museum Kavaleri Indonesia rencananya akan berdiri di atas lahan seluas 2.066 meter persegi di kawasan Pusenkav Bandung yang didalamnya terdapat tank dan panzer abadi.

Kepala BPPW Jawa Barat Oscar Siagian berharap Museum Kavaleri bisa menjadi destinasi wisata baru di Kota Bandung setelah renovasi selesai, dan menjadi wahana edukasi dengan meningkatkan sejarah militer Indonesia. Cinta tanah air, khususnya kepada generasi muda.

Proses dan perencanaan renovasi

Renovasi Museum Kavaleri Tujuannya adalah untuk melestarikan sejarah Kesatuan Kavaleri TNI Angkatan Darat yang merupakan bagian penting perjuangan NKRI, serta meningkatkan mutu museum dengan mengabdi kepada masyarakat sebagai lembaga pendidikan dan pariwisata. Diana Kusumastuti, Direktur Jenderal Sipta Kariya, mengatakan konsep renovasi museum ini selaras dengan kesepakatan bangunan cagar budaya yang menjaga nilai-nilai sejarah TNI. Dengan konsep ini diharapkan pengunjung akan merasa nyaman dengan pelayanan yang baik dan mendapatkan informasi yang diperlukan.

Baca Juga  3 berita teratas hari ini: Perampingan grosir Tokopedia karena ketergantungan investor, kata Observer.

iklan

Mengutip dari halaman Pu.Go.IdPemugaran Museum Kavaleri ini menjadi tanggung jawab Balai Prasarana Permukiman Daerah (BPPW) Jawa Barat, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, PT Kadita Berseri sebagai kontraktor pelaksana dan CV Prisma Karya Nusantara sebagai pengawas. Konselor. Renovasi museum meliputi pekerjaan struktur, arsitektur, mekanikal dan elektrikal.

Bangunan pertama Museum Kavaleri merupakan rumah pemerintah yang terdaftar sebagai bangunan cagar budaya tipe C, artinya renovasi bangunan dapat dilakukan dengan cara ubahan atau pembangunan baru, namun harus sesuai dengan desain lingkungan disekitarnya. bangunan. Ikuti bentuk lokal pertama. Renovasi museum dilakukan dengan metode desain dan konstruksi (Rancang dan bangun) yang fokus pada optimalisasi ruang pameran.

Luas proyek renovasi Museum Kavaleri sekitar 1.990 meter persegi dengan 60 persen lahan dapat digunakan untuk bangunan atau koefisien dasar bangunan (KDB), dan 40 persen lahan untuk ruang terbuka hijau atau penggunaan dasar. Koefisien Hijau (KDH). Rencananya, museum ini akan dilengkapi dengan ruang resepsi, ruang pameran, kafe dalam dan luar ruangan, kantor pendidikan, koridor, toilet, musala, dan pajangan kendaraan tempur.

Ruang pameran Museum Kavaleri diisi dengan koleksi kavaleri TNI Angkatan Darat dengan sejarah, kendaraan tempur, berbagai senjata, perlengkapan, pakaian dan konteks militer lainnya yang berkaitan dengan evolusi kavaleri.

Kementerian PUPR telah menyelesaikan renovasi Museum Kavaleri Indonesia di Kompleks Pusat Senjata Kavaleri (Pusenkav) TNI AD di Kota Bandung, Jawa Barat. Kepala BPPW Jabar Oscar Siagian mengatakan renovasi Museum Kavari berlangsung selama 96 hari terhitung sejak 27 September 2023 dan akan selesai 100 persen pada Desember 2023.

Pilihan Editor: Cerita Museum Costrad, Keberadaan 3 Patung Hilang Ditanya Gatot Nurmantio.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *