Pj Gubernur Sumut: Harga cabai berfluktuasi menjelang Ramadhan.

Bisnis72 Dilihat

TEMPO.CO, BidangPj Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hasanuddin menanam benih cabai dalam “Gerakan Menanam Sumut” di lahan pertanian di Desa Serdang, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan dalam rangkaian PraMusrenbang Negeri Sumut Tahun 2025. Perkebunan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi cabai di Sumatera Utara dengan mempertahankan produksi cabai sepanjang tahun.

Dalam langkah tersebut, Hasanuddin mengatakan harga cabai saat ini sedang tidak stabil. Pendakian itu mudah dan sederhana. Hassandin mengatakan pada Rabu, 21 Februari 2024: “Harga di Chili sensitif, naik dan turun dengan cepat. Terutama menjelang awal Ramadhan.”

Menurutnya, potensi pertanian di Kabupaten Asahan sangat bagus dan patut untuk lebih dikembangkan dan dikelola. Pemerintah Daerah Sumut akan memberikan dukungan dan bantuan untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat di masa depan.

Hasanuddin berdiskusi dengan Ketua Kelompok Tani Shri Madhya Wagimin dan Ketua Kelompok Tani Sukadame Nurlia Sitohang mengenai penyediaan pupuk dan cara mendapatkan pupuk bersubsidi. Ia mengatakan, jumlah pupuk ditingkatkan oleh Kementerian Pertanian untuk meningkatkan pembangunan pertanian.

“Sumut, atas perintah Presiden (Joko Widodo) mengunjungi Menteri Pertanian, menyalurkan bantuan pupuk senilai Rp14 triliun ke seluruh Indonesia. Kami berharap peningkatan ini dapat memenuhi kebutuhan pupuk di Sumut.” Distribusinya akan mudah dan terkendali sepenuhnya oleh kelompok tani,” ujarnya.

Secara simbolis, Hasanuddin menyerahkan bibit dan alat pertanian kepada kelompok tani. “Kami berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi dan keamanan. Teruslah berkarya dan ikuti dinamika perkembangan yang ada,” kata Hasanuddin.

Bupati Asahan Surya mengatakan, pihaknya berkomitmen mengembangkan sektor pertanian. Luas wilayah kabupaten ini adalah 3.733 km persegi. Terdiri dari 25 kelurahan, 177 desa, dan 27 kelurahan. Luas sawah pada tahun 2023 seluas 8.034 hektar dengan hasil rata-rata 83.000 ton. Pada tahun 2023, tingkat produktivitas mencapai 5,7 ton per hektar.

Baca Juga  Pengalaman MotoGP Qatar 2023: Raul Fernandez mengejutkan Bagnaia dan Martin

iklan

Selain sawah, terdapat 103.375 hektar lahan pertanian masyarakat yang meliputi kelapa sawit, coklat, karet dan kelapa. Juga budidaya sayuran seperti bawang merah dan cabai merah. “Kesadaran ini perlu ditingkatkan,” kata Surya.

Menurut Pengamat Ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara Gunawan Benjamin, harga cabai merah dan cabai dulu dijual antara Rp55.000 hingga Rp65.000 per kilogram. Menurut dia, harga cabai pada Februari berpotensi bertahan hingga pertengahan Maret.

“Saya yakin gangguan pasokan di banyak sentra produksi disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu berkurangnya kapasitas tanam di Chile pasca panen raya November lalu dan dampak kondisi cuaca buruk terhadap petani,” ujarnya.

Pilihan Editor: Basuki Hadimuljono disebut tak masuk kabinet Prabowo, Pengamat membeberkan kriteria Menteri PUPR selanjutnya.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *