Perdana Menteri India Narendra Modi Ucapkan Selamat kepada Prabowo Usai Pemilu, Apa Persamaan Keduanya?

Bisnis143 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Perdana Menteri India Narendra Modi Masyarakat Indonesia mengucapkan selamat atas pemilu 2024 yang digelar sepekan lalu, begitu pula para calon presiden. Prabowo Subianto adalah pemimpin dalam penghitungan suara cepat dan penghitungan suara sementara.

Modi menulis di media sosial X pada Minggu, 18 Februari 2024: “Selamat kepada rakyat Indonesia atas suksesnya pemilihan presiden dan @prabowo yang memimpin.”

Terlepas dari dominasi mereka, Prabowo dan calon wakil presidennya, Gibran Rakabuming Raka, belum secara resmi diakui sebagai pasangan pemimpin Indonesia berikutnya. Hasil penghitungan aktual pemilu 2024 akan diumumkan di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Indonesia pada 20 Maret 2024, sesuai jadwal Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Berdasarkan hasil penghitungan suara sementara KPU pada Selasa 20 Februari 2024 pukul 18.00 WIB, pasangan calon Prabowo-Gibran unggul dengan perolehan suara 58,72 persen, disusul Anis Baswedan-Muhaimin Iskandar 24,25 persen, dan Ganjar. Pranowo-Mahfud Md sebesar 17,04 persen.

“Kami berharap dapat bekerja sama dengan Presiden baru untuk lebih memperkuat kemitraan strategis komprehensif antara India dan India,” lanjut Modi dalam pesannya.

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri tahun lalu, India merupakan negara tujuan ekspor terbesar keempat dan sumber penanaman modal asing terbesar ke-21 bagi india. Kedua negara mempunyai perjanjian sebagai perjanjian perdagangan regional (ASEAN-India Free Trade Agreement).

Pesan Modi dibalas melalui X pada Senin malam, 19 Februari 2024, mengutip akun Twitter Perdana Menteri. Terima kasih PM @narendramodi atas pesan ucapan selamatnya atas terpilihnya kita, ujarnya.

Saya menyampaikan pemikiran Anda untuk lebih memperkuat kemitraan strategis komprehensif antara India dan India. Saya berharap dapat bekerja lebih dekat dengan Anda,” katanya.

Perdana menteri dan calon presiden memiliki banyak kesamaan. Apakah ada sesuatu

Baca Juga  Menurut Anius Baswedan, ketimpangan yang semakin meluas harus diperbaiki.

Dari negara-negara demokratis yang besar

Baik Prabowo maupun Modi berasal dari dua dari lima negara demokrasi teratas di dunia. Dengan populasi 1,4 miliar jiwa, India adalah negara demokrasi terbesar di dunia, diikuti oleh Amerika Serikat dan india.

Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakraborty pekan lalu mengatakan kepada Indonesia Selamat atas pemilu 2024. Demokrasi Indonesia adalah sumber stabilitas lokal dan internasional serta kekuatan perdamaian dunia.

“Negara-negara di dunia, khususnya Indonesia dan India, telah membuktikan secara meyakinkan bahwa jalan demokrasi adalah satu-satunya jalan yang benar menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat yang beragam dan beragam,” ujarnya dalam artikel bertajuk “Merayakan Festival Demokrasi.” Pada 12 Februari 2024

Meskipun India dan india adalah negara terbesar, mereka tidak kebal terhadap kritik terhadap demokrasi mereka. Gordon LaForge, analis kebijakan senior di New America, mengatakan bahwa Prabowo, seorang kandidat presiden yang populer, dapat mengancam kemajuan demokrasi di Indonesia.

Ia menjelaskan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Prabowo dan Presiden Joko Widodo atau Jokowi hingga mengalahkan Prabowo dan putra sulung presiden, Gibra.

Dalam artikelnya Waktu New York Bertajuk “Penurunan Demokrasi Indonesia”, Laforge mengkritik melemahnya demokrasi di India dan Amerika Serikat di bawah pemerintahan Modi dan mantan Presiden Donald Trump.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *