Pengamat Politik: Perjanjian luar negeri Gibran berupaya melegitimasi kredibilitas Kek Emin dan Mahfoud MD.

Bisnis277 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Menurut Ahmed Khoirul Umam, pengamat politik Universitas Paramadina, pertanyaan calon wakil presiden Gibran Rakabuming Raqqa dengan menggunakan kata-kata asing merupakan bahan serangan yang dipersiapkan dengan matang oleh kelompoknya. Gibran sebelumnya mencetuskan istilah Carbon Capture and Storage (CCS) dan Global Islamic Economy (SGIE). Meniru oposisi, kata Khoirul, Sabtu 23 Desember 2023.

Gibran mengaku sengaja menggunakan kata-kata untuk menipu lawan argumentatifnya demi melegitimasi kredibilitas. Mahfud MD Dan Paman Emin. Sebab, kedua tokoh ini mendominasi perdebatan. Namun di antara jutaan kamus, kami tertipu oleh permainan kata atau permainan tebak-tebakan.

Khairul menatap Gibra saat mereka tampil di atas panggung. Tapi, dari segi informasi, menurutnya, Gibran cenderung memaksakan lawan-lawannya ke dalam sejuta kamus. “Itu harus dihindari,” katanya.

Khoirul menegaskan, pemahaman terhadap isi dan filosofi kebijakan menjadi lebih penting. Oleh karena itu ia mempunyai gelar pendidikan tinggi Doctor of Philosophy (PhD). Pasalnya, seseorang dilatih untuk memahami filsafat ilmu, biasanya tidak hanya pada hafalan kognitif sederhana pada jenjang pendidikan praktis seperti suatu profesi atau sejenisnya.

Munculnya istilah-istilah yang diusung Gibran untuk SGIE dan CCS dikenal luas oleh masyarakat. Hal itu diungkapkan Gibran dalam berbagai sesi tanya jawab pada Debat Pelantikan Wakil Presiden yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat 22 Desember 2023.

Pertanyaan SGIE dilontarkan Gibran kepada Kak Emin. Sementara itu, CCS mempertanyakan Mahfud.

iklan

Gibran menyerukan langkah Kek Emin untuk menaikkan peringkat Indonesia di SGIE. Gus Muhaimin adalah Ketua Umum PKB, jadi saya yakin beliau paham betul masalah ini, kata Gibran.

Kak Emin tak langsung menjawab pertanyaan tersebut. “Sebenarnya saya kurang paham SGIE. Apa itu SGIE?” ucap Kak Emin setelah beberapa saat.

Baca Juga  Starlink Indonesia tidak melakukan praktik predatory pricing, pembelaan KPPU

Saat Kak Emin tak bisa menjawab, moderator debat pun berteriak. “Berhenti, tunggu, apakah kamu punya pertanyaan lain? Kalau kamu bertanya, (waktu) sudah habis. Bolehkah?”

Kak Emin lalu mengatakan tidak ada masalah. “Tidak masalah. Karena saya belum pernah mendengar kata SGIE,” kata Kak Emin. Kemudian moderator memberi kesempatan untuk berbicara Gibran..

Pilihan Editor: Mahfoud M menegaskan, bagi diplomat yang dipercayakan pada partai politik, TPN harus memenuhi kriteria kelayakan.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *