Para ekonom mengatakan bahwa subsidi bahan bakar idealnya dipotong, bukan hanya sekedar makan siang yang bersih

Bisnis87 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Ekonom sekaligus Direktur Pusat Studi Ekonomi dan Hukum (Celios) Bhima Yudhistira pada pokoknya mengatakan bahwa subsidi BBM (Subsidi bahan bakar) memungkinkannya untuk dipotong. Namun perlu diingat, alokasinya diperuntukkan bagi program yang benar-benar bermanfaat.

“Idealnya, pemotongan subsidi energi akan mendorong masyarakat beralih ke energi ramah lingkungan yang terjangkau dan menggunakan lebih banyak transportasi umum,” kata Bhima. waktuJumat, 16 Februari 2024 makan siang gratisItu kurang tepat.”

Oleh karena itu, Bhima khawatir pemotongan anggaran subsidi BBM yang baru-baru ini dipublikasikan bertujuan untuk mendukung makan siang gratis yang dilakukan calon presiden dan wakil presiden. Prabowo– Giban karena menurutnya pemotongan subsidi BBM dengan cara seperti itu akan menimbulkan masalah baru.

Pasalnya, menurut Bhima, pemotongan subsidi BBM otomatis akan diikuti dengan kenaikan harga BBM bersubsidi. Akibatnya terjadi inflasi, terutama kenaikan harga pangan.

Selain itu, dampak langsungnya adalah peningkatan angka kemiskinan dan tekanan terhadap daya beli masyarakat yang masih membutuhkan subsidi energi, kata Bhima. “Jadi sebaiknya lebih berhati-hati, pelajari dulu implikasinya.”

Pernyataan Bima itu menanggapi beberapa pemberitaan mengenai pemotongan subsidi BBM untuk mewujudkan program makan siang gratis. Program ini merupakan program ikrar kampanye calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

di dalam Hitung cepatSuara Prabowo-Gibran dengan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut satu Anis Basedan-Muhaimin Iskandar dan calon presiden dan wakil presiden nomor urut tiga Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Pernyataan penghentian subsidi itu dibicarakan Eddie Soparno, Wakil Ketua Kelompok Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, dalam wawancara dengan Bloomberg Television.

Namun, Eddy menegaskan, pernyataan lengkap Prabowo-Gibran akan mengkaji ulang subsidi energi yang saat ini dinikmati masyarakat miskin. Dia tidak pernah mengatakan subsidi BBM akan dipotong.

Baca Juga  6 pebalap terjatuh di latihan 1 Moto3 Mandalka, Mario Aji P22

“Yang saya sampaikan secara umum adalah dana hibah yang tidak sesuai target akan ditinjau ulang dan penghematannya bisa dialokasikan untuk mendanai program APN lainnya,” kata Eddy seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya. waktuMinggu, 18 Februari 2024. “Saya Ketua Komisi VII DPR RI, jadi saya tahu betul kebijakan energi nasional, termasuk soal subsidi energi.”

Pilihan Redaksi: Subsidi BBM Lebih Banyak Dipotong untuk Makan Siang Gratis, Berikut Penjelasan Lengkap TKN Prabowo-Gibran.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *