Pakar kubu Ketua KPU Anis-Muhaymin menanyakan soal ekstremisme yang dilakukan Prabowo

Bisnis33 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum atau KPU RI Hasyim Asy’ari bertanya kepada Ekonom Universitas Indonesia (UI) Vid Adrisen, pakar kubu Anis Basedan-Muhaimin Iskandar, terkait perselisihan hasil Pilpres 2024. Dan bias terhadap capres atau capres nomor urut 02 Prabowo Subianto

Hasim melibatkan kisah Prabowo di pemilu. “Karena dalam sejarah, hanya ada 4 orang yang mencalonkan diri sebagai presiden bernama Prabowo,” kata Hasim saat sidang di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat.

Di tahun Pada tahun 2009, Prabowo menjelaskan dirinya mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden bersama Megawati Soekarnoputri. Di tahun Pada tahun 2014, Prabowo mencalonkan diri sebagai calon presiden dan kalah dari Joko Widodo atau Jokowi.

Di tahun Pada tahun 2019, Prabowo kembali mencalonkan diri sebagai presiden dan kembali dikalahkan oleh Jokowi. Di tahun Pada 2024, Prabowo akan bersaing dengan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming, sebagai calon presiden. “Mungkin jika kita mengkaji hal ini, penyebab ekstremisme dan diskriminasi bisa dijelaskan,” kata Hasim.

Vid kemudian menjawab pertanyaan Hasim. Radikalisasi harus diperhitungkan, katanya. Weed menyatakan, masyarakat yakin Prabowo-Gibran akan didukung oleh Jokowi.

iklan

Jadi ada unsur ekstremismenya, tapi itu ekstremisme bagi Jokowi. Kenapa? Karena saya mendapat suara di kolom empat dari tahun 2019, dan hasilnya tidak ada bintangnya alias tidak ada hasil, kata Vid.

Sidang kali ini merupakan sidang ketiga dengan agenda mendengarkan saksi dan ahli dari Anis-Muhaimin serta keterangan pertama pemohon, sedangkan sidang ketiga Ganjar Pranowo-Mahfud Md. Sebagai pemohon II.

Sebelumnya, pada Kamis 28 Maret 2024 telah dilakukan upaya kedua. Agenda sidang sebelumnya adalah mendengarkan keterangan termohon, pelapor dan pihak terkait.

Pilihan Editor: Jangan terlalu heboh saat Ketua Mahkamah Konstitusi Hotman mengenang Paris.

Baca Juga  Timnas Indonesia akan dua kali menghadapi Libya sebagai persiapan Piala Asia 2024 pada Januari mendatang.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *