Netanyahu menolak menarik pasukan dari Gaza sampai kemenangan total atas Hamas

Bisnis52 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia tidak akan menarik pasukannya dari Gaza sampai mereka meraih kemenangan penuh. Netanyahu Jawablah pertanyaan Hamas Dia mengatakan dia sedang mempertimbangkan gencatan senjata baru dalam perang dengan Israel di Gaza.

“Jika kami tidak menginginkan kemenangan total, kami tidak akan bernegosiasi,” kata Netanyahu saat berkunjung ke permukiman Israel di Tepi Barat. Dia mengatakan Israel akan mencapai semua tujuannya. “Itu berarti menyingkirkan Hamas, mengembalikan semua sandera kami dan memastikan Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel.” Dia tidak akan melepaskan tahanan Palestina dari penjara Israel.

Pidato Netanyahu disampaikan beberapa jam setelah tentara Israel menutupi diri mereka sebagai dokter dan wanita Muslim. Tiga militan Palestina tewas dalam serangan mendadak di sebuah rumah sakit di Tepi Barat yang diduduki.

Bentrokan antara pasukan Israel dan pejuang Hamas di Gaza telah memaksa banyak warga Palestina mengungsi ke daerah yang lebih aman di utara. Bagian selatan pantai dilanda serangan udara Israel semalam.

Organisasi Kesehatan Dunia mengumumkan bahwa pertempuran meningkat di area Rumah Sakit Al Nasser, Khan Younis, rumah sakit terbesar di Gaza, yang masih beroperasi.

Perjanjian gencatan senjata yang diusulkan ini menyusul pembicaraan yang melibatkan direktur CIA William Burns di Paris, perdana menteri Qatar, kepala dinas intelijen Mossad Israel, dan kepala intelijen Mesir.

Menurut pejabat senior Hamas, Sami Abu Zuhri, komentar Netanyahu membuktikan bahwa ia tidak tertarik menyukseskan pertemuan Paris dan tidak peduli dengan kehidupan para tahanan Israel.

iklan

Jihad Islam, sekutu Hamas, juga memupus harapan akan gencatan senjata. Jihad Islam mengatakan mereka tidak akan mengadakan perjanjian gencatan senjata kecuali Israel menarik diri dari Gaza.

Baca Juga  Timnas U-24 Indonesia Vs Korea Utara di Asian Games 2023: Live Stream, Rekor Pertandingan, Prediksi Pemain

Israel melancarkan serangannya ke Gaza sebagai tanggapan atas serangan Hamas yang menewaskan 1.200 warga Israel dan menyandera 253 orang. Lebih dari 100 sandera masih berada di Gaza. Sejak itu, 26.751 warga Palestina telah terbunuh dan 65.636 lainnya terluka dalam operasi Israel di Gaza, menurut Kementerian Kesehatan Gaza. Sekitar 114 warga Palestina tewas dan 249 luka-luka dalam 24 jam terakhir.

Israel mengatakan mereka telah membunuh hampir 9.000 pejuang Palestina dalam perang Gaza, termasuk 221 tentaranya.

Perang tersebut telah menciptakan krisis kemanusiaan, dengan sebagian besar wilayah Gaza hancur, ratusan ribu orang menjadi miskin, dan persediaan makanan, air, dan obat-obatan berkurang.

Al Arab

Pilihan Editor: Tentara Israel yang menyamar sebagai dokter selama penggerebekan rumah sakit tertangkap CCTV



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *