Minta Jatah 5 Menteri, Golkar: Kami Tak Berhak Perintahkan Presiden.

Bisnis45 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua DEP partai Golkar Nusron Wahid mengatakan, permintaan partainya untuk menambah sedikitnya lima menteri hanya sebatas gagasan. Keputusan mengenai alokasi kursi menteri tetap berada di tangan Presiden. “Itu hak prerogratif presiden soal jabatan menteri. Golkar hanya memberi saran,” kata Nusron, Senin, 18 Maret 2024.

Nusron Golkar mengaku tak berniat memerintah presiden. Golkar juga tidak mengusulkan kementerian tempat kader Golkar mengisi posisi menteri.

“Meskipun kami anggota koalisi, kami tidak punya hak untuk menentukan presiden,” kata Nusron.

Golkar merupakan salah satu anggota Aliansi Indonesia Maju. Koalisi ini merupakan partai yang memilih Prabowo-Gibran sebagai calon presiden dan wakil presiden. Diantaranya Gerindra, Golkar, PN, Demokrat, PSI, PBB dan Gelora.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Erlanga Hartarto Ia menyebut pentingnya peran partai besutan pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada pemilihan umum presiden (Pilpres) 2024.

Menurut Erlanga, berdasarkan informasi yang diperoleh dari lembaga pemenang pemilu Partai Golkar, 75 hingga 80 persen kader partai dan pendukung simbol pohon beringin itu memilih pasangan Prabowo-Gibran sehingga mampu meraih 58 persen suara dan menang. sekitar. pemilu Presiden.

iklan

“Ini yang tertinggi sepanjang sejarah. Oleh karena itu, kalau dulu, presiden yang didukung non-Golkar hanya didukung 53 persen, sekarang didukung 75 hingga 80 persen. Artinya, Partai Golkar memimpin. menangkan Pak Prabowo dan Mas Gibran, kata Erlanga di sela-sela acara. Di Provinsi Badong, Bali, Jumat 15 Maret 2024, berkat keberhasilan Partai Golkar.

Karena peran penting tersebut, Erlanga menilai Partai Golkar harus mendapat posisi menonjol di kabinet pada kepemimpinan Prabowo ke depan.

“Saya berkontribusi pada Pak Prabowo karena kita menang di 15 kabupaten. Artinya kita menyumbang 25 persen dari 58 persen kemenangan. Jadi kalau 25 persen, tidak masalah dibagi atas atau bawah. Kita sebut lima (pengangkatan ) menteri, tapi kalau dihitung 25 persen, masih banyak ruangnya,” kata Erlanga.

Baca Juga  Nilai ekspor batubara RI melambat, turun US$590,1 juta: Terbesar ke China dan India

Pilihan Redaksi: Mantan Dangen Kopassus Sonarko Sebut Tak Ada yang Mendanai Demo KPU-nya: Dia Pakai Uang Saya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *