Menteri Hadi Tjajanto Alasan Warga Bangka Belitung Rentan Mafia Tanah

Bisnis179 Dilihat

TEMPO.CO, Pangkalpinan – Menteri Pertanian dan Kepala Badan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Hade Tjajanto Masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung lebih rentan menjadi korban, ujarnya Mafia tanah.

“Masyarakat Banka Belitung lebih nyaman menggunakan SKT (Sertifikat Tanah) yang dikeluarkan kepala desa. Padahal, ini membuktikan mafia tanah di sini kecil. Tapi kalau mafia tanah ini migrasi ke sini, rentan sekali,” dia dikatakan. Di Graha Timah Pangkalpinang, Kamis sore, 9 November 2023.

Menurut Hadi, penolakan masyarakat Bangka Belitung untuk mendapatkan sertifikat tanah dan memilih SKT dinilai berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.

Perlu diketahui, masyarakat yang menghuni tanah tersebut masih tinggal di tanah pemerintah hanya dengan menggunakan SKT yang dikeluarkan oleh perangkat desa. Mereka masih belum mempunyai hak penuh atas tanahnya, ujarnya.

Hadi Persentase pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Penuh (PTSL) b Bangka Belitung sampai terlalu kecil. Katanya, ada dua alasan.

“Masyarakat enggan mendaftar program PTSL karena memilih menggunakan SKT. Selain itu, ada kekhawatiran masyarakat harus membayar BPHTB (biaya perolehan hak atas tanah dan bangunan),” ujarnya.

Hadi mengimbau kepada pengurus dan walikota di Banka Belitung untuk membantu masyarakat dengan mengecualikan BPHTB dari pendaftaran awal sertifikat tanah.

iklan

“Pemda tentu masih bisa mendapat pemasukan dari BPHT ketika sertifikat tanah dialihkan melalui jual beli. Tapi kalau masyarakat sudah yakin tidak akan menerima BPHT pada pendaftaran pertama, maka banyak yang akan mendaftar,” ujarnya.

Hadi menambahkan, situasi di Bangka Belitung membuat pihaknya harus rutin melakukan kampanye, khususnya terkait bank tanah.

“Kita perlu segera mendaftarkan ke BPN agar masyarakat pengguna SKT memiliki hak atas tanah baik berupa SHM (Sertifikat Hak Milik) atau HGB (Hak Guna Bangunan). Hal ini akan melindungi masyarakat dari mafia tanah yang mempermainkan tanah dengan modal. ,” dia berkata.

Baca Juga  Pemerintah menjamin tidak akan ada kenaikan tarif listrik dan bahan bakar, melainkan hanya sampai Juni 2024.

Servio Maranda

Pilihan Redaksi: Ombudsman Bongkar Cara Licik Mafia Tanah IKN, Apa Itu Mafia Tanah?



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *