Mengunjungi kampung halaman Usmar Ismail, Bapak Sinema Indonesia, di Bukittinggi.

Bisnis47 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Melukis wajah Umar IsmailFilm Indonesia Ayah terpampang di dinding Janjang 40, Kota. Bukittinggi, Sumatera Barat. Selain wajah, mural tersebut juga memuat kutipan bertajuk “Di Tengah Jalan”.

Banyak orang lewat di depan tembok. Tak sedikit orang yang sempat singgah untuk melihat lebih dekat, salah satunya Rian dari Provinsi Tana Datar, Sumatera Barat. Dia sangat ingin pergi ke Jam Gadang, tapi dia berhenti karena ingin melihat tembok. “Aku tidak begitu tahu gambar Ayah di dinding ini,” katanya.

Lukisan ini khusus dibuat oleh Sako Academy untuk memperingati 100 tahun Usmar Ismail. Usmar Ismail lahir pada tanggal 20 Maret 1921 di Bukittinggi, memperoleh gelar B.Sc. Jurusan film di University of California, Los Angeles dengan beasiswa.

Pelopor industri film nasional bernama Bhumiputra. Dia telah membuat lebih dari 30 film sepanjang karirnya. Di tahun Usmar yang meninggal pada tahun 1971 dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2021.

Hari Film Nasional di kampung halaman Usmar Ismail

Dalam kesempatan Hari Film Nasional Di tahun Pada tahun 2024, Sako Academy akan mengadakan program untuk mengenang Usmar Ismail. Salah satu programnya adalah kunjungan ke SMAN 2 Bukittinggi, tempat ayah Usmar Ismail dulu mengajar.

Menurut pendiri Sako Academy Arif Malin Mudo, SMAN 2 Bukittinggi merupakan tempat yang penuh kenangan akan sosok Usmar Ismail. Di sanalah Usmar menghabiskan masa mudanya. Selain menemui ayahnya, Usmar kerap mengantar keponakannya Alwi Dahlan ke sekolah.

iklan

“Kami ingin menjelaskan kepada peserta program tempat-tempat apa saja yang menjadi kenangan bagi Usmar, dari situlah kami memulainya,” ujarnya.

Ia pun ingin mengunduh gambar Usmar Ismail di daerah asalnya melalui program ini. “Kami ingin masyarakat lebih mengetahui sosok Usmar Ismail,” ujarnya.

Baca Juga  Penemuan sesosok mayat dengan luka sayat di bagian leher menggemparkan warga Serpong Utara

Sako Academy mengadakan pameran Usmar Ismail pada tanggal 28 Maret 2024 hingga 8 April 2024 di sebuah kedai kopi di Bukittinggi. Ada juga beberapa karya Usmar yang paling terkenal seperti Tiga Dara, Harimau Tijampa dan Lwat Djam Malam.

Pilihan Editor: Variasi Jam Gadang di Bukittinggi, Misteri Angka IV Bukan IIII untuk Lonceng Wortmann Recklinghausen



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *