Lindungi anak dari pneumonia dengan vitamin A.

Bisnis433 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta Radang paru-paru Infeksi paru-paru yang disebabkan oleh berbagai bakteri, antara lain Streptococcus pneumoniae dan HiB, serta virus dan jamur yang menginfeksi saluran pernapasan anak dan kemudian ditularkan melalui kontak langsung dengan droplet pernapasan seperti droplet atau air liur. Dokter spesialis pernafasan anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, Dr. Dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A(K), pemberian vitamin A membantu melindungi anak khususnya anak kecil dari penyakit pernafasan seperti pneumonia selain ASI dan vaksinasi.

vitamin A Bermanfaat untuk melindungi saluran pernafasan karena memperkuat pertahanan pada saluran pernafasan. Di RSUPN Dr. Sipto Mangunkusumo pada Kamis 11 Januari 2024, kata dokter, “Ini tersedia di Posiandu.”

IDAI mengacu pada rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yaitu pemberian suplemen vitamin A sebanyak 100.000 IU (kapsul vitamin A biru) dan 200.000 IU (kapsul vitamin A merah) setiap 4-6 bulan untuk bayi usia 6-11 bulan. Untuk anak usia 12-59 bulan. Bukti ilmiah menunjukkan bahwa vitamin A, selain untuk mengobati penyakit pernafasan, bermanfaat dalam mengurangi kematian terkait diare sebesar 28 persen.

ASI dan vaksinasi
Tak hanya vitamin A, menyusui enam bulan saja bisa menurunkan risiko pneumonia pada bayi hingga 20 persen, kata Nasty. “(Ibu) memiliki peningkatan risiko terkena pneumonia jika tidak diberikan ASI eksklusif dibandingkan jika diberikan ASI eksklusif selama enam bulan,” ujarnya.

Kekebalan Hal ini juga digunakan untuk mencegah pneumonia, sehingga mengurangi infeksi pneumonia hingga 50 persen. Vaksin terkait pneumonia antara lain vaksin pneumokokus (PCV) yang telah menjadi bagian dari program vaksinasi nasional dan akan diberikan di Posyandu dan puskesmas mulai September 2022. Ukuran dalam 12-15 bulan. Selain PCV, ada vaksin lain yang direkomendasikan untuk anak seperti vaksin DPT, HiB, dan influenza.

Baca Juga  Siswa SMPN 132 Cengkareng Meninggal Terjatuh, Pertanyaan KPAI Saat Jam Istirahat

iklan

“Suntikannya hanya ketika sakitnya diberikan, tapi pencegahannya bisa menurunkan angka pneumonia berat dan kematian. Jadi tidak ada keseimbangan antara respon dan manfaatnya,” kata Nastiti.

Kemudian, jika anak sebelumnya pernah menderita pneumonia, disarankan untuk menyelesaikan semua vaksinasi yang terlewat. “Lebih baik ganda daripada dilupakan. Ini pasal yang terjadi, misalnya vaksinasi massal, semua apapun situasinya,” tegasnya.

Pilihan Editor: 4 Makanan untuk Mempercepat Pemulihan Pneumonia



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *