Kelompok Prabowo-Gibran Tak Terima Baliho Diturunkan di Batam, Bawaslu: Mohon Beritahu Polisi.

Bisnis279 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum atau saya minta maaf Rahmat Bajaja mengundang rombongan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raqqa Laporkan Ada Masalah Pencopotan Baliho Paslon Nomor Urut 2 BattamProvinsi Kepulauan Riau.

“Itu yang disampaikan, mari kita lihat, tolong lapor ke polisi,” kata Rahmat saat dihubungi melalui telepon, Rabu, 3 Januari 2024. Rahmat menggambarkan usulan Prabowo-Gibran sebagai “balas penolakan terhadap usulan yang diajukan”. Batam” landmark..

Persoalan ini menjadi ancaman bagi Bawaslu di Batam, Provinsi Riau. Tim kuasa hukum Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran mengancam akan melaporkan pencopotan baliho tersebut ke polisi setempat. Kelompok Prabowo-Gibran mengungkapkan, mereka telah mendapat izin pemasangan baliho di Dinas Sipta Karya dan Penataan Ruang Kota Batam.

“Di surat itu tidak tertulis izinnya berapa lama, yang jelas izinnya sudah kita terima, makanya dipasang,” kata Ketua Kelompok Hukum dan Advokasi TKD Rea Kepulauan Prabowo-Gibran. . , Musrin, Selasa 2 Januari 2024. Musrin mengatakan, izin tersebut diperoleh mulai 27 Desember 2023.

Rahmat Bawaslu yakin, langkah pencopotan alat peraga yang dipasang di salah satu ikon Kota Batam itu merupakan langkah tepat. “Kami yakin, jika teman-teman Bawaslu melakukan kesalahan pasti akan menjadi masalah bagi Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP),” kata Rahmat.

Namun jika keputusan Bawaslu yang mencopot baliho itu benar, bagaimana reaksi Rahmat (TKD Prabowo-Gibran)? Apakah mereka sudah memiliki lisensi? Nanti kita akan berdebat soal izin, apakah mungkin mendapat izin di tempat seperti itu? “Mereka akan meneleponmu nanti,” katanya.

iklan

Rahmat mengatakan, baliho tersebut dipasang oleh instansi pemerintah. Jika TKD Prabowo-Gibran sudah melaporkan hal tersebut ke polisi, kata Rahmat, seharusnya dalil tersebut diadili terlebih dahulu sebelum dilakukan penegakan hukum. “Itu lembaga pemerintah, nanti akan kita periksa pendapatnya,” ujarnya.

Baca Juga  Kejaksaan Depok memusnahkan barang bukti dari 183 kasus, mulai dari ganja hingga senjata tajam.

Sebelumnya, warga Batam dihebohkan dengan hadirnya spanduk kampanye calon presiden nomor urut 2 Prabowo-Gibran di ikon bernama WTB. Sebuah spanduk ditempelkan pada kalimat dua huruf O. Selamat datang di Batam.

Bawaslu wilayah Kepulauan Riau langsung mendatangi lokasi aksi. Pada Minggu sore, 31 Desember 2023, spanduk tersebut masih dipasang. Bawaslu kemudian berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP) setempat untuk menghapus usulan Prabowo-Gibran.

Ketua Kelompok TKD Prabowo-Gibran Kepulauan Riau dan Bawaslu Kota Batam melapor ke Polres Barelang pada Senin, 1 Januari 2023. Pada ikon WTB. Kami telah menyampaikan laporan pengaduan ke Polres Barelang terkait apa yang dilakukan Bawaslu Kepri dan Bawaslu Batam.

Pilihan Editor: TKD Prabowo-Gibran Jika polisi menghitung baliho Jimoy yang dirusak



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *