Kedutaan Besar Iran Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya WNI Ibrahim Raisi

Bisnis52 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Kedutaan Besar Iran di Jakarta menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia atas belasungkawanya atas meninggalnya presiden Iran. Ibrahim Raisi Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdullahi dan anggota rombongan presiden lainnya tewas dalam kecelakaan helikopter di Azerbaijan Timur akhir pekan ini.

“Kedutaan Besar Republik Islam Iran mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas berbagai pesan belasungkawa dan solidaritas yang dikirimkan oleh pemerintah, negara, keluarga tercinta, pemerintah dan masyarakat Republik Indonesia,” kata Indonesia dalam sebuah pernyataan. keterangan yang diterima Tempo soal kejadian tersebut dari Kedutaan Besar Iran pada Selasa, 21 Mei 2024.

Kedutaan menegaskan, meninggalnya Raisi dan Amir-Abdullahi tidak akan mengganggu roda pemerintahan, melainkan “akan menjadi kesatuan semua pihak” untuk memperkuat basis Iran.

Pernyataan ini senada dengan apa yang disampaikan Pemimpin Tertinggi. Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan pada Minggu 19 Mei 2024 bahwa helikopter yang mengawal presiden jatuh, “Rakyat Iran tidak perlu khawatir” karena “tidak akan ada kekacauan” dalam proses pemerintahan.

Pemerintah Iran mengumumkan pada Minggu sore, 19 Mei 2024, helikopter yang membawa Raisi dan delegasinya melakukan pendaratan darurat di Azerbaijan Timur. Helikopter tersebut merupakan bagian dari konvoi presiden yang terdiri dari tiga helikopter, dua lainnya berhasil mendarat dengan selamat.

Menteri Luar Negeri Amir Abdullahi berada di dalam helikopter yang jatuh bersama Raisi, serta enam orang lainnya, termasuk Ayatollah Muhammad Ali al-Hashmi, pemimpin salat Jumat di Tabriz. Media pemerintah Iran mengkonfirmasi pada Senin, 20 Mei 2024, bahwa seluruh penumpang tewas setelah tim pencarian dan penyelamatan (SAR) mengatakan “tidak ada tanda-tanda kehidupan” di reruntuhan helikopter yang ditemukan.

iklan

Baca Juga  Dinas Pendidikan DKI Jakarta melarang study tour, wisuda.

Meninggalnya Raisi dan rekan-rekannya terjadi beberapa hari sebelum kunjungan Raisi ke Indonesia pada 23-24 Mei 2023, dimana Raisi berkunjung atas undangan Presiden Joko Widodo dan keduanya menandatangani sepuluh dokumen kerja sama. Mulai dari perluasan akses komersial hingga komitmen pemberantasan narkoba.

Upacara pemakaman Beras Dan anggota pengawal telah dikerahkan sejak Selasa pagi di kota Tabriz di Iran, tempat helikopter kelompok itu jatuh. Wakil presiden pertama Iran, Mohammad Mokbar, saat ini menjabat sebagai presiden pengganti mulai 20 Mei 2024, dengan persetujuan Ali Khamenei. Dia ditugaskan untuk mengawasi cabang eksekutif dan membentuk dewan yang memungkinkan pemilihan presiden diadakan dalam waktu 50 hari setelah konstitusi Iran. Usai rapat pada Senin, dewan memutuskan pemilihan presiden akan digelar pada Jumat, 28 Juni 2024.

Pilihan Editor: Menteri Luar Negeri UE: Gaza bukan lagi ‘penjara terbuka’ tetapi ‘kuburan terbuka’.

Ikuti berita terkini Tempo.co di Google News, klik disini



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *