Kasus Kaila, siswi di Depok yang menjadi korban pembunuhan Argyan, ini hasil autopsi polisi.

Bisnis163 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Humas Polda Metro Jaya Kompol Ade Ari Siam Indradi sudah menyampaikan proses perkara tersebut. Pembunuhan Mahasiswa di depok. Polisi Adeari mengatakan mereka telah menerima hasil visum terhadap Kayla Rizki Andini, 20 tahun, yang terbunuh di Argyan Arbirama.

Hasil visum menegaskan penyebab meninggalnya mahasiswi Universitas Gunadharma tersebut karena pencekikan yang dilakukan tersangka. Argyan Arbirama. Setelah korban melemah, Argian menantang Kayla,

Hasil visum sudah ada. Kesimpulan visum, korban meninggal dunia akibat serangan pada bibir dan leher akibat gangguan saluran pernafasan, kata Ade Ari dalam keterangan resmi, Selasa, 6 Februari 2024.

Arjian saat ini berada di Rutan Polda Metro Jaya.

Tersangka pembunuhan dan pemerkosaan belum pernah bertemu Kaylan sejak lamaran online 4 bulan lalu. “Kami sudah bertemu langsung selama sekitar 2 minggu,” katanya. Polda Metro Jaya Combes Paul Weera Satya Triputra Dirjen Reserse Kriminal dalam jumpa pers, 22 Januari.

Pembunuhan Kayla terjadi pada Kamis 18 Januari 2024 pukul 13.00 WIB setelah Arjian dan ibunya berjanji akan bertemu di rumah kontrakan mereka. Jalan Belacus Gang 11 Haji Dawood C 18 A1 RT.004 RW.005 Sukmajaya Kota Depok.

iklan

Selain membunuh Argyan Kayla, ia juga dilaporkan ke Polda Metro depok Pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap dua wanita lainnya.

Korban pertama, seorang wanita yang sedang hamil 9 bulan. Sedangkan korban lainnya, siswi berusia 21 tahun, diperkosa oleh remaja berusia 19 tahun.

Kejahatan Argyan terungkap setelah dia membunuh Kayla. Ia kabur dan ditangkap polisi di kawasan Pekalongan, Jawa Tengah.

Pilihan Editor: Ayman Witjaksono hadirkan preview, berikut 2 pertanyaannya



Quoted From Many Source

Baca Juga  Setelah mengalami penurunan sejak tahun 1990an, pesisir Sumatera Selatan mulai ditanami kembali mangrove.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *