Istana Oposisi Sekda Takalar, Jokowi Tunjuk Jutaan PNS Jika Menangkan Prabowo-Gibra

Bisnis246 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana membantah rumor Presiden Joko Widodo berjanji akan mengangkat jutaan pegawai negeri (PNS) jika Prabowo-Gibran memenangkan Pilpres 2024.

Oleh karena itu, tidak benar janji Presiden kepada pejabat daerah, khususnya pengangkatan PNS, terkait Pemilu 2024, kata Ari kepada wartawan di Sekretariat Negara Jakarta. dilaporkan di antaraSelasa, 16 Januari 2024.

Seperti Ari, janji temu Pegawai pemerintahan Ini adalah kebijakan yang dirancang oleh Kementerian Negara untuk mereformasi struktur pemerintahan dan birokrasi guna meningkatkan pelayanan publik.

“Dan tentu saja teman-teman (jurnalis) ikut bersama kita. Tanggal 5 Januari lalu Presiden secara resmi mengumumkan akan direkrut 2,3 juta calon CPNS di seluruh tanah air pada tahun 2024. Jadi ini sesuatu yang terbuka. Terbuka dan sebagian. kebijakan pemerintah,” kata Ari.

Menurut Ari, Presiden tidak pernah berjanji akan mengangkat pegawai pemerintah terkait Pilpres 2024 saat kunjungan kerjanya ke Amerika.

“Bahkan ketika bansos diberikan atau sertifikat diberikan, pertemuan pernyataan kepada masyarakat selalu dapat disiarkan oleh media dan tidak ada pembahasan tertutup mengenai masalah ini,” ujarnya.

Di sisi lain, konsep netralitas bagi ASN, TNI, dan Polri juga telah diatur dalam undang-undang mengenai denda administrasi, teguran, dan sanksi pidana. Dan Presiden sudah berkali-kali menekankan terkait ASN, TNI dan netralitas Polri, ujarnya.

iklan

Menurut Ari, pemerintah akan melakukan rekrutmen ASN pada tahun 2024 karena ketersediaan anggaran dan kebutuhan lapangan kerja, khususnya bagi tenaga pendidikan dan kesehatan.

Selain itu, terkait pernyataan Sekda Kabupaten Takalar Sulsel yang viral, Jokowi yang berjanji akan menunjuk CPN jika Prabowo-Gibran menang, Ari mengatakan hal tersebut tidak benar dan kini tengah didalami Kemendagri dan Pilkada. Badan pengatur.

Baca Juga  4 persyaratan perusahaan yang sering menyebabkan pelamar kerja gagal

“Oleh karena itu, tidak benar janjinya. Kalau benar janji Presiden akan mempekerjakan pegawai pemerintah terkait kemenangan, itu tidak benar. Ada juga koridornya. Gubernur daerah sudah bekerja dan memang Kementerian. Dalam Negeri sudah melaksanakan tugasnya melalui Irjen,” ujarnya.

Sebelumnya beredar video yang memperlihatkan Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Mohamed Hasbi berkampanye untuk Prabowo-Gibran. Jika pasangan ini memenangkan pemilu, Jokowi mengatakan dia akan mengangkat jutaan PNS.

“Pak Jokowi Mudah-mudahan kalau anak itu menang, Insya Allah program pengangkatan jutaan CPNS terus berlanjut. “Itu patut diapresiasi, perlu pengangkatan CPNS, jumlah guru tidak mencukupi,” kata Hasbi saat konsultasi guru di Museum Daerah Takalar Balla Apakka Sulapa.

Pilihan Editor: Kofifah mendukung Prabowo-Gibra, para pengamat menganggap pengaruhnya mungkin hanya mitos



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *