Indonesia mempelopori pembentukan Aliansi Global PBB untuk Melawan Tuberkulosis.

Bisnis172 Dilihat

TEMPO.CO, New York, AS – Indonesia meluncurkan koalisi negara-negara di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York untuk mendorong pengendalian tuberkulosis (TB) secara global. Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk PBB, New York.

Inisiatif Indonesia ini didukung oleh Ketua Bersama Uni Eropa, Polandia, Filipina dan Nigeria, serta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sebanyak 22 negara telah bergabung dalam aliansi ini sejauh ini.

Duta Besar Armanta Nasir, Wakil Tetap Indonesia untuk PBB, mengatakan dalam pidato pembukaannya, “Upaya kita melawan tuberkulosis telah berlangsung lama, namun belum ada kerangka kerja PBB yang mendorong perhatian rutin dan konsisten terhadap tuberkulosis.” Aliansi Bangsa-Bangsa Memerangi Tuberkulosis di New York (2/2), lapor kemlu.go.id.

WHO menyambut baik inisiatif ini dengan memberikan dukungan penuh untuk menjadi penggerak utama diskusi TBC di PBB di New York. Hal ini dapat digunakan sebagai cara untuk memperbarui aliansi, bertukar pandangan, dan berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai masalah kesehatan di New York di kalangan pengambil keputusan. Aliansi dapat menjadi bagian penting dari arsitektur TB global.

Werner Obermeier, direktur Organisasi Kesehatan Dunia di New York, menunjukkan keterbatasan dalam pengembangan vaksin TBC di tingkat internasional. Lima perusahaan sedang melakukan uji klinis vaksin TBC, namun dukungan politik dari berbagai negara diperlukan untuk menyelesaikan vaksin tersebut dengan cepat.

Duta Besar Polandia untuk PBB Krzysztof Szczerski menyampaikan apresiasinya atas kepemimpinan Indonesia dalam pembentukan serikat tersebut. Terutama di tahun ini Ia mengatakan tahun 2024 adalah waktu yang tepat untuk mengintensifkan upaya setelah diadopsinya Deklarasi Politik PBB untuk Melawan TBC pada tahun 2024.

Suara serupa juga datang dari Duta Besar Filipina untuk PBB, Antonio Manuel Lagdameo, dan pejabat sementara Nigeria di PBB, Bola Asaju. Meskipun beberapa negara secara aktif terlibat dalam penelitian dan pemantauan TBC, implementasi komitmen internasional masih memerlukan dorongan lebih lanjut. Peluncuran aliansi ini disambut baik oleh negara-negara anggota PBB, dan bahkan sebelum itu, 22 negara telah bergabung, yang menunjukkan komitmen global untuk mengatasi tantangan TBC melalui tindakan nyata.

Baca Juga  Korban yang tersangkut kabel optik Sultan Rifat diperiksa polisi hari ini

TEMPO.CO | KEMLU.GO.ID

Pilihan Editor: Masyarakat Indonesia yang tinggal di Turki bersatu untuk mencapai pemilu yang damai

klik disini Dapatkan berita terkini dari Tempo di Google News



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *