Helmut Hermawan dirawat di RS Polri karena terjatuh di Rutan KPK, kuasa hukum: bukan jantung.

Bisnis148 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Pengacara Helmut Hermawan, M. Sholeh Amin, mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Eddy Hyari yang menjadi tersangka kasus suap mengatakan, situasi kini sudah membaik. Ia memastikan, Helmut ditelantarkan bukan karena mengidap penyakit jantung. “Bukan serangan jantung tapi dia pingsan. Sekarang sudah lebih baik,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Senin, 5 Februari 2024.

Sholeh Helmut terjatuh saat berada di penjara KPK. “Waktu saya di Rutan Guntur kalau tidak salah saya di toilet,” ujarnya.

Scholeh sebelumnya mengatakan masa hukuman Helmut dipersingkat karena serangan jantung. Hal itu disampaikannya pada Sabtu, 3 Februari.

Bos PT Citra Lampia Mandiri (CLM) itu dirawat di RS Polri, Jakarta Timur sejak Kamis pekan lalu karena sakit.

iklan

Helmut ditangkap KPK atas dugaan kasus suap dan dukungan terhadap mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tersebut. Eddy Hiariej Mulai akhir tahun 2023. Pengusaha tersebut disebut-sebut memberikan uang sebesar US$ 8 miliar kepada AD untuk menyelesaikan konflik administratif yang timbul terkait pengelolaan perusahaan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Helmut Hermawan ditangkap pada Kamis, 7 Desember 2023 setelah tim penyidik ​​melakukan pemeriksaan tersangka. Dia ditangkap dalam 20 hari pertama pusat penahanan KPK. Masa hukuman Helmut diperpanjang 40 hari lagi hingga 4 Februari 2024.

Pilihan Editor: Polda Metro Jaya besok hancurkan makam putra artis Tamara Tiasmara.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Rayakan Hari Cokelat Sedunia dengan pengalaman tur bertema cokelat di Swiss

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *