Erlanga berhenti mengikuti forum FPCI, koordinator Menteri Perekonomian: tiba-tiba dipanggil Presiden.

Bisnis264 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Perekonomian Erlanga Airlangga membatalkan pidato pembukaannya di Asosiasi Kebijakan Luar Negeri Indonesia (FPCI). Calon presiden juga dijadwalkan untuk berpartisipasi dalam agenda tersebut. Anius Baswedan.

Terkait pembatalan kehadiran Erlanga pada acara tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Mojiarso. Ketua Umum Golkar itu mengaku ditanyai oleh alias Presiden RI, Joko Widodo. Jokowi.

“Memang sangat mendadak ketika dia ke sini dan kami mewakilinya di acara lain. Tiba-tiba Menko dipanggil Presiden dan kami diminta mewakilinya,” ujarnya di hadapan hadirin FCI. , Sabtu, 2 Desember 2023.

Mereka mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Perekonomian atas undangan pada forum diskusi penting ini. Dalam kesempatan itu, Susiwijono membacakan pidato Erlanga tentang partisipasi dan prestasi bangsa Indonesia dalam konstelasi hubungan luar negeri dan reformasi ekonomi. Ia mengatakan hubungan luar negeri Indonesia berjalan baik.

“Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga diminta untuk mengkoordinasikan dan mewakili berbagai kerja sama internasional, menjadi anggota G20 dan kemudian menjadi koordinator dalam Kerangka Ekonomi Indo-Pasifik,” ujarnya.

Tak hanya itu, Kementerian Koordinator Perekonomian menjadi koordinator keanggotaan Indonesia di Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), kata Susiwijono.

Dalam kegiatan G20, Susiwijono mengatakan Indonesia mulai menghadiri pertemuan di Brazil pada pekan ini. Indonesia kemudian menandatangani pilar dalam Inclusive Forum Framework (IF).

Minggu ini penting mengingat peran Indonesia dalam kerja sama internasional, ujarnya.

Selain itu, Susiwijono berbicara mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia mengatakan, meski situasi perekonomian global penuh ketidakpastian, kondisi Indonesia masih baik-baik saja.

Pasalnya, berdasarkan data prospek ekonomi yang dirilis Dana Moneter Internasional (IMF) pada Oktober, perekonomian global masih akan melambat pada 2023-2024.

Baca Juga  OPM telah berjanji untuk membebaskan pilot Selandia Baru di bawah yurisdiksi PBB.

iklan

“Dibandingkan tahun lalu, menunjukkan sedikit penurunan,” ujarnya.

Menurut Asiwijono, pertumbuhan ekonomi global hanya tumbuh sebesar 3 persen pada tahun 2023 dan hanya tumbuh 2,9 persen pada tahun 2024. Susiwijono mengatakan situasi ini dipicu oleh ketidakpastian geopolitik.

“Ketegangan geopolitik masih akan muncul dan memakan waktu lama,” ujarnya.

Ia bersyukur perekonomian Indonesia masih tumbuh kuat.

“Di triwulan 3 kita masih tumbuh 4,94 persen, Indonesia 8 triwulan berturut-turut 5 persen. Kalau dibandingkan dengan (negara G20) lain, Indonesia mungkin hanya kalah sedikit di triwulan 3 di India, bahkan lebih baik dari China. 4’90 persen ” dia berkata .

China hanya 4,9 persen, Malaysia kemarin hanya 3,29 persen, lalu Korea Selatan 1,37 persen. Singapura 0,7 persen

Masih jauh dari Indonesia untuk pembangunan.

Pilihan Editor: Muhaimin Iskandar menjelaskan perbedaannya dengan Anis Basedan di surat suara.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *