Eric Tohir: Upaya pemberantasan mafia sepak bola sudah memasuki babak baru.

Bisnis183 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Umum PSSI; Eric TohirSesuai janji Presiden Joko Widodo, upaya pemberantasan mafia sepak bola memasuki babak baru. PSSI dan Polri didirikan. Satgas anti mafia sepak bola Polri telah dipersenjatai dengan satuan tugas independen antimafia sepak bola.

“FIFA dan pemerintah ingin mendorong sepak bola Indonesia untuk menghilangkan tanda-tanda pengaturan skor,” kata Eric dalam konferensi pers Satgas Anti Mafia Sepak Bola yang digelar di Mabes Polri, Jakarta.

Eric menyampaikan apresiasi atas perhatian yang ditunjukkan Presiden dan Kapolri untuk mengungkap mafia sepak bola. Ia pun menegaskan, pernyataan yang mereka berikan bersifat tersendiri. Oleh karena itu, saya dan PSSI siap menanyakan apakah mafia sepak bola ini perlu dibongkar. PSSI akan selalu transparan, ”ujarnya seperti dikutip dari rilis PSSI.

Pada kesempatan tersebut hadir Panglima Polri Jenderal Listi Sigit Prabowo, Irjen Pol Asep Edi Suheri, Kasatgas Anti Mafia Sepak Bola Bebas Maruar Sirait dan Najawa Shihab, anggota gugus tugas independen antimafia sepak bola.

Suatu hal yang luar biasa terjadi, cita-cita Presiden Jokowi dan Presiden (FIFA) Gianni Infantino tentang sepak bola bersih dan mencetak gol sebagai sebuah negara terus diwujudkan. Mereka yakin sepak bola Indonesia bisa menjadi yang terbaik di Asia Tenggara, Asia, bahkan dunia. dunia,” kata Eric.

Eric menambahkan: “Panglima Polri selalu mengingatkan saya untuk menjaga dinamika antar suporter untuk menjamin keselamatan dan agar para suporter dapat pulang dengan selamat.”

Eric pun menegaskan, kerja sama PSSI dengan Polri berjalan baik. Piala Dunia FIFA U17 dipastikan digelar dengan aman.

“Hal ini menunjukkan bahwa kita bisa dan akan terus mempertahankan event-event internasional seperti yang dijanjikan Presiden Jokowi. Kita berterima kasih atas perhatian dan dukungan Kapolri serta dukungan dari mafia anti sepakbola. Tegakkan,” kata Eric.

Baca Juga  Polisi memastikan tidak ada orang lain di dalam Alphard saat Brigadir RA menembak kepalanya

Menurut Panglima Polri, tindakan yang dilakukan Satgas Anti Mafia Sepak Bola Polri adalah melaksanakan kebijakan Presiden dalam membangun suasana sepak bola yang baik dan kondusif.

“Kami prihatin dengan kebijakan Presiden dan Ketum PSSI untuk membawa sepak bola Indonesia ke arah yang lebih baik, mencetak atlet-atlet berprestasi dan membawa sepak bola Indonesia berkualitas ke kancah internasional,” kata Panglima Polri.

Jenderal Sigit meyakinkan, komitmen Polri akan terus mewujudkan sepak bola berkualitas di seluruh ajang nasional dan internasional.

“Kami sepakat untuk bekerja sama dengan Satgas Mafia Sepak Bola Polri dan Satgas Mafia Sepak Bola Independen di bidang penegakan hukum untuk menciptakan persaingan yang benar-benar sehat sehingga suasana sepak bola ke depan semakin baik,” ujarnya.

iklan

Marur Sirait, Ketua Satgas Independen, mengakui tidak mudah menghancurkan permainan sepak bola di Indonesia. Namun, dia yakin Polri akan mengadili semua pihak. Ia mengatakan beberapa laporan dugaan keterlibatan mafia pesepakbola Indonesia telah dilaporkan ke satuan tugas independen.

Kami yakin mereka pasti akan ditindak dengan baik di bawah komando Polri Jenderal Sigit, kata Ketua Satgas Independen itu.

Anggota Satgas Najawa Shihab bertugas menerima, menangani, menangani, dan menyelidiki dugaan pengaturan skor yang dilakukan pihaknya. Tim selanjutnya akan berkoordinasi dengan Satgas Anti Mafia Sepak Bola Polri untuk memantau proses hukumnya.

Najawa mengatakan pemerintah mempunyai kesempatan untuk membahas cara menghapus pengaturan pertandingan dalam pertemuannya dengan FIFA. Pengaturan skor sendiri terjadi karena adanya uang dalam pertandingan untuk melakukan tindak pidana.

“Salah satu cara penanganan yang paling tepat adalah kerja sama dengan aparat penegak hukum,” kata Najawa.

Beliau mengapresiasi koordinasi, inisiatif dan segala upaya di bawah kepemimpinan Sersan Jenderal. Najawa menekankan pentingnya dukungan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keutuhan sepak bola di Indonesia.

Baca Juga  OPM mengancam akan membawa pilot Susi Air ke medan perang. Demikian pernyataan TNI.

Sementara itu, Satgas Anti Mafia Sepak Bola menemukan beberapa kasus pengaturan pertandingan. Sebelumnya, ada delapan tersangka yang diamankan, salah satunya merupakan selebriti yang tidak pernah tersentuh hukum.

Kepala Satgas Anti Mafia Sepak Bola Polri Inspektur Paul Asep Adi Suheri hari ini mengatakan empat tersangka pembuat situs judi online dengan pendapatan 481 miliar birr telah ditangkap. Bahkan, uang tersebut digunakan untuk membiayai salah satu klub sepak bola yang masih dalam penyelidikan.

Perlu kami informasikan bahwa ada 4 wasit yang kami tetapkan sebagai tersangka pengatur pertandingan dan ada pendukung finansial atas nama VW, ujarnya.

Pilihan Editor: Hasil Ligue 1 ditunda: Persebaia vs Persis 1-1



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *