Ditagih Rp 200 Miliar Ade Armando: Saya paham PDIP benci saya

Bisnis181 Dilihat

TEMPO.CO, bogor – Juru Bicara Partai Persatuan Indonesia (PSI) Ade ArmandoIa mengatakan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah digugat lebih dari 200 miliar birr. Gugatan tersebut karena Ade dianggap merugikan PDIP dan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Ade Armando mengatakan seluruh harta benda dan rumahnya di Bogor disita pengadilan. Ade menilai upaya hukum ini sebagai perbaikan diri.

Ade Armando PDIP dalam channel YouTube-nya @AdeArmandoOfficial mengatakan ‘Benarkah Megawati marah? Kaisang Bergabunglah dengan PSI. Dalam video tersebut, Megawati dalam video singkat mengomentari kemarahannya di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, saat mengetahui Kaisang Pangarep bergabung dengan PSI.

Bahkan, menurut Ade, Megawati mengungkapkan kemarahannya dan mengkritik pemberitaan palsu tersebut. Ade Armando dalam keterangannya, Senin, 23 Oktober 2023 mengatakan, “PDIP menggugat saya karena perbuatan saya mencuatkan kecurangan sebagai sesuatu yang merugikan pencalonan PDIP.”

PDP menggugat Ade Armando untuk membayar ganti rugi materil sebesar 1 miliar, ganti rugi non materiil sebesar 200 miliar, dan biaya jasa hukum sebesar 350 juta. Ia diminta meminta maaf di berbagai media cetak dan akun YouTube miliknya selama tiga hari berturut-turut.

Ade mengaku heran PDIP menuduh Megawati karena merasa pernyataannya dimaksudkan untuk memberitahukan bahwa informasi yang dimarahinya tidak bisa dipercaya. “Saya tahu PDIP benci saya. Tapi kenapa harus dilaksanakan dengan cara yang tidak rasional seperti itu,” ujarnya.

iklan

Menurut Ade Armando, PDIP tak berani mengajukan tuntutan pidana karena tak yakin pernyataan yang dimaksud tidak masuk dalam kategori pencemaran nama baik.

“Jadi PDIP memilih memiskinkan saya,” kata Ade.

Perkara PDIP terhadap Ade Armando akan disidangkan di Pengadilan Negeri Sibinong pada 15 November 202.

Baca Juga  F1: Mick Schumacher akan menggantikan Lewis Hamilton di Mercedes

Menurut Ade Armando, PDIP ingin kasus video palsu Megawati yang marah-marah tidak viral. Videonya berbicara tentang penipuan yang menyebabkan kerugian pemilu dan dianggap berdampak pada pemungutan suara dan pemungutan suara PDIPDan video tersebut diduga menimbulkan kekerasan, kekacauan dan konflik.

Pilihan Editor: Warga Jakarta Ditanya Soal Pencalonan Gibran Jadi Cawapres Prabowo: Solo Bagus, Tapi…



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *