Dinkes DKI: Nyamuk ber-Wolbachia aman bagi manusia.

Bisnis256 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – DKI Jakarta menjamin pelayanan kesehatan Nyamuk ber-Wolbachia Aman untuk manusia. Nyamuk pembawa bakteri Wolbachia digunakan untuk mengendalikan demam berdarah dengue (DBD).

Meski digigit nyamuk ber-Wolbachia, namun tetap sehat dan tidak sakit, termasuk demam berdarah. Nyamuk seperti nyamuk biasa Daerah taman Dalam kontrak kami, ”kata Kepala Departemen Epidemiologi dan Surveilans Vaksinasi Dinas Kesehatan DKI JakartaNgabila Salama di Jakarta, Minggu 26 November 2023.

Tak hanya itu, Wolbachia tidak mengurangi populasi nyamuk dan tidak menggunakan teknologi rekayasa genetika. Sehingga tidak mengganggu ekosistem dan mikroorganisme lainnya.

Ngabila mengatakan, penggunaan teknologi nyamuk ber-Wolbachia tidak menjadikan manusia sebagai kelinci percobaan.

“Kalau dikatakan bisa menurunkan populasi nyamuk, itu penipuan. Tindakan yang dilakukan akan mengubah nyamuk Aedes aegypti menjadi Aedes aegypti Wolbachia,” kata Ngabila.

Target akhirnya adalah seluruh nyamuk Aedes aegypti (nyamuk pembawa virus dengue DEN 1,2,3,4) tidak lagi mampu membawa virus dengue dan tidak menular ke manusia.

iklan

“Kasus DBD bisa terus ditekan atau bahkan mencapai nol kasus, target Organisasi Kesehatan Dunia pada tahun 2030, berarti tidak ada kematian akibat demam berdarah,” kata Nyabilla.

Pengujian terhadap hewan nyamuk yang diberi umpan darah menunjukkan bahwa setelah ratusan kali terpapar, gigitan nyamuk tetap sehat dan tidak terinfeksi. Demam berdarah.

Donor darah ini dihadiri banyak pihak antara lain Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadiki, kata Ngabila.

Pilihan Editor: Konflik PLN dan Warga Cengkareng berakhir dengan denda Rp 33 juta, ini kesimpulannya.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Jokowi meresmikan Satelit Satria-1 dan BTS 4G untuk akses internet di wilayah 3T.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *