Cara membedakan tas Prada asli dan palsu

Bisnis46 Dilihat

CANTIKA.COM, Jakarta – Prada adalah merek mewah Italia yang mewakili kelas tinggi dan prestise. Segitiga telah menjadi simbol kemewahan tas Prada sejak tahun 1913, menjadi gaya khas aristokrasi Italia.

Sebagai merek tas tangan, Prada memikat hati para fashionista dengan tampilannya yang minimalis namun tetap unik. Meningkatnya popularitas tas klasik dipandang sebagai peluang menguntungkan bagi para pemalsu.

Menemukan tas yang tepat bisa menjadi sebuah tantangan ketika ada begitu banyak replika tas kelas atas serupa di pasaran. Bagaimana cara membedakan tas Prada asli atau palsu?

1. Periksa kemasan dan kantong debu

Kantong debu dimaksudkan untuk melindungi tas, namun juga membantu kita membedakan tas Prada palsu dan tas asli. Kita dapat melihat perbedaan yang jelas dalam kualitas cetak dan font.

Tas terbuat dari bahan katun putih dan terdapat tali serut. Desainnya mencakup logo merek yang dikelilingi tali, yang merupakan bagian dari detail khas merek tersebut.

Ingatlah bahwa kantong debu Prada antik hadir dalam berbagai model. Jika Anda membeli dustbag Prada, dustbagnya bisa berwarna biru tua dengan tulisan emas.

Kantong debu asli dicetak dengan warna navy tebal, dengan tulisan tebal senada dengan logo merek Prada. Sebaliknya, kantong debu palsu warnanya memudar. Kita juga bisa melihat “Milano” tampak tipis di kantong debu palsu.

2. Periksa logo dengan cermat

Logo Prada berbentuk segitiga di bagian depan menjadi ciri khas tas Prada. Melihat lebih dekat logo ini adalah cara berharga untuk memverifikasi keaslian Prada.

Pertama, pelat logam berbentuk segitiga harus dipasang dengan hati-hati ke tas. Jika dilepas, ini menandakan produk palsu.

Selain itu, plakat logam tersebut memiliki empat bagian: nama, kota, tahun perolehan merek, dan logo. Saat kami membandingkan yang palsu dan asli, kami melihat perbedaan besar dalam cara penempatan elemen-elemen ini.

Baca Juga  Eric Tohir: Upaya pemberantasan mafia sepak bola sudah memasuki babak baru.

Perbedaan yang paling jelas adalah perbedaan font yang digunakan untuk Prada. Seperti disebutkan sebelumnya, merek melindungi font. Kita melihat bagaimana ekor pada huruf “R” panjang pada huruf asli dan sangat pendek pada papan palsu.

Desain keseluruhan dek utama seimbang dan harmonis. “Prada” dan elemen lainnya ditempatkan sangat dekat dengan batas palsu, tanpa meninggalkan ruang kosong. Permukaannya penuh dengan elemen desain, ini pertanda jelas bahwa itu palsu.

Huruf “A” tidak memiliki ekor di atasnya, yang menandakan produk tersebut palsu. Selain itu, letak hurufnya dekat dengan aslinya, jaraknya terlalu jauh, dan logo Prada tampak pudar pada tas palsu tersebut.

Huruf-huruf dalam “Milano” ditempatkan secara merata, sehingga menghasilkan tampilan yang halus. Di papan palsu, spasinya tidak konsisten, dan kata-katanya terlihat salah. Jika kita menganalisa logo Prada lebih jauh, kita akan melihat bahwa tahun lahir merek tersebut diukir dengan huruf tipis.

Untuk melengkapi pemeriksaan logo, kami melihat baut kecil yang menyatukan pelat tas. Tas palsu tidak memiliki sekrup dan malah memiliki gambar timbul.

Tidak adanya baut menandakan bahwa pelat logam berbentuk segitiga telah terpasang. Anda juga dapat melihat tanda-tanda penempelan, keduanya merupakan tanda salinan palsu yang dibuat dengan buruk.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *