BPBD Agam akan menghapus masyarakat di kawasan pegunungan Marapi

Bisnis1838 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Di Sumbar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam telah mengevakuasi warga sejauh 4,6 kilometer dari puncak. Gunung Marapi. Evakuasi ini dilakukan dalam rangka pengumuman ketinggian Gunung Marapi atau terhitung sejak kenaikannya pada Selasa 9 Januari 2024.

Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Agam Ichwan Pratama Danda mengatakan, saat ini sedang dilakukan proses evakuasi terhadap masyarakat dalam radius 4,6 km. Evakuasi dilakukan dengan peralatan Nagari, TNI, Polri dan relawan.

“Kami mengusir orang-orang di radius itu,” ujarnya saat diwawancara Tempo, Sabtu, 13 Januari 2023.

Selanjutnya untuk memperlancar proses evakuasi, BPBD dan tim gabungan membentuk 3 Tim Siaga Marapi. Posko tersebut berada di Nagari Batu Palano, Nagari Bukik Batabuah dan Nagari Limo Kampuang. “Kami akan terus memantau perkembangan Gunung Marapi,” ujarnya.

Posko tersebut didirikan pada 10 Januari 2023. Setelah itu level Gunung Marapi berubah menjadi aktif, ujarnya.

Menurut Ichwan kemudian, proses evakuasi saat ini berjalan lancar. Seluruh warga yang berada dalam radius 4,5 kilometer untuk sementara dipindahkan ke rumah kerabat terdekat. “Banyak masyarakat yang memilih berlindung di rumah kerabatnya dalam radius aman,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Nagari Bukik Batabua, Kecamatan Kanduang, Firdaus mengatakan, seluruh warga yang berjarak 4,5 kilometer sudah dievakuasi. Mereka tinggal di rumah saudaranya untuk sementara waktu.

iklan

“Banyak masyarakat kami memilih untuk tinggal di rumah kerabat mereka yang aman,” katanya.

Ferde menjelaskan, Pemerintah Nagari sudah menyiapkan 3 titik pengungsian. Namun, masyarakat memilih pergi ke rumah kerabatnya.

Kemudian, 106 orang memiliki 31 kartu keluarga bagi masyarakat terdampak dalam radius 4,6 kilometer. Banyak masyarakat yang terkena dampak memiliki rumah yang berbatasan dengan Gunung Marapi.

Baca Juga  Gempa dangkal 3,2 M melanda Bandung, Garut pada hari Jumat

“Masyarakat sudah kami evakuasi dan area sejauh 4,6 kilometer sudah dibersihkan sehingga tidak ada lagi orang,” ujarnya.

Pilihan Editor: Presiden Jokowi melobi Perdana Menteri Vietnam untuk meringankan pendapatan beras



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *