ASDP ingin penumpang kapal pesiar membeli tiket secara online di Ferizy

Bisnis18 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaPT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Layanan ini mengharuskan pengguna untuk membeli tiket secara online Frizi Mulai Senin (1 Juli 2024), empat pelabuhan besar Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk akan dikenakan kebijakan “

Sekretaris Perusahaan ASDP Shelvi Arifin dalam keterangannya di Merak, Minggu 7 Juli 2024, mengatakan pihaknya aktif dan terus melakukan pembelian tiket kapal feri secara online melalui Ferizi.

Pembelian tiket secara online dengan Ferizy memberikan banyak keuntungan bagi pengguna jasa, antara lain lebih cepat dan mengurangi antrian di pelabuhan.

“Digitalisasi pembelian tiket penyeberangan feri merupakan bukti komitmen SDP dalam melakukan transformasi digital selama lima tahun terakhir untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa,” jelasnya.

Menurut dia, ASDP semakin banyak menerapkan pemesanan tiket secara online melalui aplikasi cabang dan website trip.ferizy.com.

Saat ini terdapat 28 pelabuhan yang telah menerapkan pemesanan tiket online yaitu Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Ajibata, Ambarita, Angkor, Sapeh, Labuan Bajo, Salamat, Padanbay, Jepara, Karimun Jawa, Ujung, Kamal, Kayangan, Pototano, Tanjung Kalyan, Pagimana, Gorontalo, Galala, Hunimua, Waipirit, Namlia, Batulisin, Tanjung Serdang, Bajo dan Kolaka.

Mengkonsolidasikan pemesanan tiket melalui Ferizi, manajemen merancang program “Jangan Makan Calo” yang bertujuan untuk melindungi pengguna jasa dari praktik calo.

“Kehadiran calo berdampak buruk terhadap pelayanan yang baik di pelabuhan, antara lain ketidaknyamanan penumpang karena harga tiket jauh lebih tinggi dari harga resmi. Selain itu, banyak pengguna jasa yang melaporkan kerugian jika membeli tiket melalui calo karena boarding pass tidak dapat dilakukan. digunakan saat memasuki pelabuhan,” kata Shelvey.

iklan

Oleh karena itu, ASDP telah meningkatkan operasi keamanan di pelabuhan dan menerapkan sistem geofencing untuk memastikan pembelian tiket dibatasi di loket resmi dan aplikasi Ferizy.

Baca Juga  Kritik Anis terkait proyek strategis nasional ditanggapi Jokowi

Karena adanya pemeriksaan ketat di titik masuk, hanya penumpang dengan tiket resmi yang dapat memasuki area pelabuhan.

ASDP memberikan kemudahan pembelian tiket melalui layanan tiket online Ferizy karena saat ini belum ada penjualan tiket di pelabuhan.

Pemesanan tiket feri kini dapat dilakukan melalui aplikasi Ferizy hingga 60 hari sebelum keberangkatan, melalui transfer bank, virtual account, atau pembayaran e-wallet. Layanan Bank BRI, Mandiri, BNI dan BCA serta layanan e-wallet seperti LinkAja, ShopeePay, OVO dan Dana tersedia melalui metode transfer bank dan virtual account.

Hal ini memudahkan pengguna karena mereka dapat memilih metode yang paling nyaman sesuai dengan kebutuhan pribadinya, katanya.

“Dengan adanya kemudahan ini, kami sangat berharap adanya kerjasama dan konsistensi antara pengguna jasa dan seluruh masyarakat untuk menghindari pembelian tiket melalui calo. Mari kita bersama-sama mewujudkan pelabuhan bebas dengan komitmen ASDP dan peran aktif pengguna jasa. Broker, aman dan nyaman bagi semua orang,” tegas Shelvy.

Pilihan Editor: Eric Tohir mengatakan PMN tidak hanya untuk BUMN yang sakit, tapi juga klasifikasi



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *