Amin Maruf dan tanggapannya yang netral terkait pengisian jabatan ASN TNI-Polri

Bisnis35 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaPemerintah berencana untuk mengizinkan ruang apartemen sipil milik pemerintah atau ASN Dapat diisi oleh prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) dan sebaliknya. Rencana yang diajukan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas akan dituangkan dalam Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Departemen Kepegawaian yang masih dalam tahap penyusunan.

Pada tahun 2023, Undang-Undang Nomor 20 tentang ASN, RPP yang mengatur manajemen ASN sebagai penegakan hukum, sudah terlaksana 100 persen. Ditargetkan selesai pada akhir April 2024, aspek konkrit dari aturan tersebut diharapkan bisa terlaksana dan talenta-talenta terbaik tanah air akan diterima dan menjadi bagian dari pelaksanaan reformasi birokrasi dan pembangunan nasional, kata Anas.

Skema pemerintah mempunyai kelebihan dan kekurangan. Berikut pandangan berbagai pihak terhadap RPP.

1. Wakil Presiden Maruf AminSepakat dengan TNI-Polri untuk mengisi posisi ASN selama ada pembatasan

Menurut Wakil Presiden Maruf Amin, pemerintah terus mengupayakan peraturan pemerintah terkait rencana diperbolehkannya anggota TNI-Polri mengisi posisi ASN. Dalam jumpa pers usai acara produksi halal di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Jumat, 15 Maret 2024, Maruf mengatakan dibutuhkan pihak TNI/Polri di wilayah sipil untuk mengisi peluang tersebut. Meski demikian, mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menilai, hal tersebut harus ada batasannya.

“Yang pasti sudah siap. “Sekarang sudah tidak ada lagi, bisa saja TNI atau ABRI melakukan tugas ganda seperti dulu, tapi hanya karena kepentingan,” kata Maruf, dikutip dari keterangan video Sekretariat Wakil Presiden.

Maruf mengatakan, regulasi yang menerapkan undang-undang yang membolehkan ASN TNI/Polri menduduki jabatan sedang diperbaiki. Sebaliknya, ASN bisa mengisi kolom-kolom di TNI yang tidak bisa diisi oleh TNI atau POLI.

Baca Juga  Jika terpilih, AMIN akan membangun 14 kota seperti Jakarta.

2. Panglima TNI Jenderal Agus Subianto: Prajurit akan mengisi posisi ASN untuk membantu masyarakat.

Panglima TNI Jenderal Agus Subianto mengomentari rencana TNI kembali mengisi posisi ASN. Selama ini TNI telah banyak berpartisipasi dalam program pemerintah seperti manajemen penguranganketahanan pangan dan pencegahan bencana.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *