7 negara maju ini menerapkan budaya 4 hari kerja dalam seminggu

Bisnis188 Dilihat

CANTIKA.COM, Jakarta – Pasca wabah Covid-19, banyak perkantoran yang dibuka kembali sepenuhnya dan perusahaan meminta karyawannya untuk kembali bekerja dari kantor. Namun, pertimbangkan fleksibilitas Bekerja Dengan perumahan dan keseimbangan kehidupan kerja yang dihadapi banyak pekerja selama pandemi, banyak kantor kini mulai menerapkan budaya tersebut. Bekerja 4 hari seminggu.

Baru-baru ini Jerman mengumumkan sedang menguji budaya 4 hari kerja seminggu selama enam bulan mulai tanggal 1 Februari 2024. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah budaya 4 hari kerja seminggu benar-benar berhasil. Serikat pekerja menyatakan bahwa para pekerja lebih bahagia, lebih sehat dan lebih produktif.

Sementara itu, Jerman bukan satu-satunya negara yang menerapkan budaya 4 hari kerja dalam seminggu. Berikut banyak negara maju yang telah menerima hal ini.

1. Belgia

Di tahun Pada tahun 2022, Belgia akan menjadi negara pertama di Uni Eropa yang menjadikan 4 hari kerja dalam seminggu sebagai opsional. Namun yang mengejutkan di sini adalah jumlah jam kerja dalam seminggu kerja 4 hari sama dengan dalam seminggu kerja 5 hari. Total jam kerja adalah 40 jam per minggu.

2. Belanda

Menurut data pemerintah, Belanda memiliki rata-rata minggu kerja terpendek di dunia. Orang-orang di sana hanya bekerja 29 jam seminggu. Menurut laporan, meski Belanda tidak memiliki peraturan resmi, masyarakat di sana hanya bekerja 4 hari dalam seminggu.

3. Denmark

Denmark memiliki minggu kerja terpendek kedua, yaitu 33 jam, menurut laporan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD). Meskipun Denmark tidak memiliki jam kerja resmi 4 hari dalam seminggu, masyarakat di sana umumnya hanya bekerja empat hari dalam seminggu.

Meskipun orang Denmark adalah pekerja keras, mereka lebih memilih bekerja selama 37 jam kerja seminggu di Denmark. “Tidak tepat menambah jam kerja, dan sebagian besar pekerja mulai pukul 4 sore untuk menjemput anak-anak mereka dan menyiapkan makan malam.”

Baca Juga  Pajak rokok elektrik resmi berlaku mulai 1 Januari 2024.

4. Australia

Sebanyak 20 perusahaan di Australia sedang melakukan uji coba 4 hari kerja dalam seminggu. Oleh karena itu, pemberi kerja di Australia dapat mengharapkan karyawannya bekerja 38 jam per minggu.

“Model kerja baru, yang dikenal sebagai model 100:80:100, memungkinkan karyawan bekerja 80 persen dari jam kerja mereka dan mempertahankan 100 persen gaji mereka — selama mereka mempertahankan produktivitas 100 persen… dan 100:80: 100 bukan satu-satunya model. Perusahaan lain memperbolehkan karyawannya bekerja dalam minggu yang lebih pendek atau mengubah standar 40 jam seminggu menjadi empat hari untuk menekan upah, kata laporan itu. Berita.com.au.

5. Jepang

Berbeda dengan budaya kerja Jepang yang ketat, dalam kebijakan ekonomi tahunannya pada tahun 2021, pemerintah mendorong perusahaan untuk memilih jam kerja 4 hari seminggu di negara tersebut. Idenya adalah untuk mencegah “karoshi”, yang diterjemahkan sebagai “kematian karena terlalu banyak bekerja”.

Tujuannya agar masyarakat menghabiskan waktu di luar pekerjaan. Hal ini akan membantu meningkatkan perekonomian karena masyarakat akan mengeluarkan lebih banyak uang, dan mereka akan memiliki kehidupan keluarga yang akan membantu negara tersebut memiliki lebih banyak anak, yang mana hal ini sangat penting bagi populasi lanjut usia.

6. Spanyol

Menurut laporan tersebut, pemerintah Spanyol berencana untuk menginvestasikan 50 juta euro dalam eksperimen 4 hari kerja dalam seminggu yang akan berlangsung selama tiga tahun. Sekitar 200 perusahaan di Spanyol diperkirakan akan berpartisipasi.

7. Inggris

Di tahun Pada tahun 2022, Inggris akan menerapkan 4 hari kerja dalam seminggu. Sebanyak 61 perusahaan dan lebih dari 300 karyawan berpartisipasi dalam percobaan ini, dan orang-orang diharapkan bekerja maksimal 48 jam per minggu menurut undang-undang mereka. Ini adalah uji coba terbesar yang melibatkan 61 perusahaan, dan cuti sakit dikurangi sebesar 65 persen, menurut laporan tersebut. Bloomberg.

Dan menurut laporan Bloomberg, kecemasan dan masalah tidur turun 20 persen ketika Portugal menerapkan 4 hari kerja dalam seminggu. Hal ini akan berdampak positif terhadap produktivitas tenaga kerja di tempat kerja dan perekonomian secara keseluruhan.

Baca Juga  TPNPB-OPM menolak mengambil makanan dari warga di kawasan Pasar Sinak, Papua

Pilihan Editor: 7 Negara Paling Banyak Bekerja di Dunia Korea Selatan berada di urutan ke-3

WAKTU INDIA

Hallo sahabat cantik, yuk update informasi untuk para wanita Telegram yang indah

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *