7 Cara Agar Tidak Cepat Haus Saat Bulan Puasa, Hindari Kafein

Bisnis28 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaSaat berpuasa di bulan Ramadhan, umat Islam harus menahan rasa lapar dan haus sepanjang hari hingga tibanya waktu ujian puasa.

Mengatasi rasa haus menjadi salah satu tantangan yang dihadapi tubuh karena mengalami dehidrasi akibat kekurangan cairan. Jadi sebaiknya Anda mengetahui cara agar tidak cepat haus saat puasa.

Selama bulan puasa, Anda perlu mengonsumsi energi yang cukup agar tubuh tidak lemas dan haus agar mampu melakukan berbagai aktivitas sehari-hari dengan efisien.

Hal ini dapat dijaga dengan mengatur makan, minum dan aktivitas sehari-hari. Alasannya adalah banyak hal yang merupakan masalah fisik manusia.

Lalu bagaimana cara menghilangkannya dengan cepat? Haus Saat bulan puasa? Lihat ringkasan data selengkapnya di bawah ini.

Cara menghindari rasa haus saat bulan puasa

1. Isi kembali tingkat air tubuh Anda

Salah satu cara menghindari rasa haus saat puasa adalah dengan menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Secara umum, seseorang sebaiknya minum air putih delapan gelas setiap hari untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Namun bulan Ramadhan berarti waktu makan dan minum Anda terbatas.

Oleh karena itu, sebaiknya sesuaikan asupan air putih untuk memenuhi kebutuhan air tubuh selama berpuasa. Caranya adalah dengan meminum air putih sebanyak 2 gelas saat sahur, 3 gelas saat berbuka puasa, dan 3 gelas lagi sebelum dan sesudah shalat tarawih.

2. Kurangi aktivitas berat

Aktivitas sehari-hari sebaiknya tetap dilanjutkan selama bulan puasa. Namun, beberapa aktivitas berat memerlukan banyak energi sehingga membuat seseorang cepat merasa haus.

Anda bisa mengurangi aktivitas atau menunggu hingga sore hari sebelum berbuka. Cepat. Namun, jangan bermalas-malasan karena akan membuat tubuh Anda lemas.

3. Gunakan kipas angin atau AC

Ruangan yang hangat memanaskan suhu tubuh dan menyebabkan Anda berkeringat. Jika Anda tinggal dalam waktu lama, Anda mungkin akan lebih cepat haus. Untuk mengatasinya, Anda bisa menyalakan kipas angin atau AC untuk mendinginkan suhu ruangan.

Baca Juga  Penemuan sesosok mayat dengan luka sayat di bagian leher menggemparkan warga Serpong Utara

4. Sering-seringlah mencuci diri

Salah satu cara menghindari rasa haus saat puasa bulan depan adalah dengan sering-sering mengompol.

Anda tidak harus mandi terus-menerus, Anda bisa melembabkan diri dengan berbagai cara. Mulai dari mencuci muka, berwudhu, menggunakan face mist atau pengering wajah, hingga memencet area wajah dan leher dengan air dingin.

5. Hindari kafein di pagi hari

Kafein merupakan senyawa yang memiliki kemampuan mengeluarkan cairan dari dalam tubuh. Akibatnya, cepat atau lambat Anda akan merasa haus.

Jadi hindari kafein di dini hari agar tidak cepat haus saat puasa. Selain kopi, banyak minuman lain seperti teh, minuman soda, dan minuman coklat yang mengandung kafein.

6. Makan yogurt saat sahur

Secangkir yogurt mengandung 85 persen air. Hal ini membantu tubuh menyerap cukup cairan selama berpuasa.

Anda juga bisa mencampurkan yogurt dengan makanan lain seperti buah dan sayur sesuai selera.

Namun yogurt sebaiknya tidak dikonsumsi saat perut kosong. Makanlah makanan lain terlebih dahulu sebelum mengonsumsi yogurt.

7. Makan banyak sayur dan buah di pagi hari

Cara agar tidak cepat haus di bulan puasa berikutnya adalah dengan banyak makan buah dan sayur saat sahur. Pasalnya buah dan sayur mengandung banyak vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh.

Selain itu, banyak buah dan sayur yang memiliki kandungan air tinggi sehingga membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Beberapa sayur dan buah yang bisa dimakan adalah selada, mentimun, tomat, melon, semangka, dan pir.

Putri Raden

Pilihan Editor: Bukan karena cuaca yang panas, seringnya rasa haus bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang serius

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *