3 Besar Dunia: Kanada Undang India, Erdogan Tak Senang dengan Bendera LGBT, Rupert Murdoch Mundur

Bisnis277 Dilihat

TEMPO.CO, Jakarta – Berita 3 teratas dunia Pada hari Jumat, 22 September 2023, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau meminta India untuk bekerja sama dalam penyelidikan pembunuhan seorang pemimpin separatis Sikh di British Columbia.

Sementara itu, pada tingkat kedua, Presiden Turki Tayyip Erdogan merasa tidak nyaman menggunakan apa yang disebutnya sebagai “warna LGBT” di Majelis Umum PBB.

Ketiga, Rupert Murdoch mengundurkan diri sebagai ketua Fox Corporation dan News Corporation, mengakhiri karirnya selama lebih dari tujuh dekade.

Mengikuti 3 teratas dunia secara keseluruhan.

1. Trudeau mengundang India untuk ikut menyelidiki kematian pemimpin separatis Sikh Kanada.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau telah meminta India untuk bekerja sama dalam penyelidikan pembunuhan seorang pemimpin separatis Sikh di British Columbia, namun bukti penyelidikan tersebut belum dirilis.

Senin lalu, Trudeau mengatakan Ottawa memiliki bukti kuat yang mengaitkan agen pemerintah India dengan pembunuhan Hardeep Singh Nijar pada Juni 2023. Pernyataan itu memicu reaksi marah dari New Delhi. Nijar, 45, adalah warga negara Kanada, namun dianggap musuh di India karena memimpin gerakan kemerdekaan Khalistan.

Baca berita selengkapnya di disini

2. Saat Erdogan merasa nyaman dengan ‘warna LGBT’ di Majelis Umum PBB

iklan

Presiden Turki Tayyip Erdogan pekan ini mempermasalahkan penggunaan apa yang disebutnya sebagai “warna LGBT” di ruang Majelis Umum PBB yang didekorasi dengan warna-warna cerah yang mempromosikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, atau SDGs.

Erdogan mengatakan dia ingin berdiskusi dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Pemerintah Turki – di bawah kepemimpinan Erdogan dan Partai Islam AK – telah memperkuat pendiriannya terhadap kebebasan LGBTQ.

Baca berita selengkapnya di disini

3. Raja media Rupert Murdoch mengundurkan diri dari Fox Corporation, digantikan oleh putranya

Baca Juga  5 Fakta Haji 2024, Kuota Terbesar Sepanjang Sejarah Menggunakan Kartu Pintar

Rupert Murdoch menjadi ketuanya Perusahaan Rubah Dan Perusahaan BeritaIa menggambarkan karir yang telah berlangsung selama lebih dari tujuh dekade di mana ia telah membangun kerajaan media dari Australia hingga Amerika.

Putranya, Lachlan Murdoch, akan terus menjabat sebagai ketua dan kepala eksekutif Fox sebagai satu-satunya ketua News Corp., kata perusahaan itu pada Kamis, 21 September 2023.

Baca berita selengkapnya di disini

Reuters



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *