3 Berita Teratas Hari Ini: Cara Mendapatkan Kewarganegaraan Singapura untuk WNI ICW Sebut Jokowi Tak Ada Kaitannya dengan Agenda Antikorupsi.

Bisnis205 Dilihat

TEMPO.CO, JakartaTempo Bahasa Inggris Selasa 30 Januari 2024 menghadirkan tiga berita utama. Ini highlightnya: Cara Mendapatkan Kewarganegaraan Singapura untuk WNI, AS, Indonesia Buka Pusat Pelatihan Maritim di Batam, dan ICW Sebut Jokowi Tak Lakukan Apa-apa untuk Agenda Antikorupsi.

Berikut ini adalah daftar 3 berita teratas. Tempo Bahasa Inggris Hari ini:

1. Cara mendapatkan kewarganegaraan Singapura bagi orang Indonesia

TEMPO.CO, Jakarta – Sekitar 1.000 warga negara Indonesia melepaskan kewarganegaraannya dan mengajukan permohonan kewarganegaraan Singapura pada pertengahan tahun lalu, menurut laporan di situs resmi lembaga penyiaran radio nasional, Radio Republik Indonesia (RRI). KBRI membenarkan kabar tersebut dan menjelaskan, langkah tersebut dilakukan karena berbagai alasan, antara lain karena menikah dengan warga atau menerima tawaran pekerjaan.

Singapura adalah salah satu kota Asia terbaik untuk ditinggali. Negara ini memiliki standar hidup yang tinggi, peluang kerja yang menguntungkan, dan fasilitas kesehatan yang mudah diakses. Paspor Singapura adalah salah satu paspor terkuat di dunia dan pemegangnya dapat menikmati perjalanan bebas visa ke 189 negara.

Klik di sini untuk membaca lebih lanjut

2. Amerika Serikat, Indonesia meresmikan pusat pelatihan maritim di Batam

TEMPO.CO, Jakarta – Badan Keselamatan Laut Indonesia (Bakamla) dan Amerika Serikat (AS) kemarin meresmikan gedung Pusat Pelatihan Maritim Anambas di Kota Batam, Kepulauan Ria.

Ketua Bakamla Laksamana Madya Irvanyah mengatakan, pusat pelatihan tersebut merupakan hasil kerja sama pihaknya dengan AS untuk mendukung keselamatan dan keamanan wilayah maritim Indonesia.

Klik di sini untuk membaca lebih lanjut

3. ICW menilai Jokowi tidak berkontribusi apa pun dalam agenda pemberantasan korupsi.

TEMPO.CO, Jakarta – Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai Presiden Joko Widodo tidak berkontribusi memperkuat agenda pemberantasan korupsi. Hal ini mengingat pembahasan RUU pengambilalihan sempat terhenti.

Baca Juga  Ganjar Pranowo mengatakan, Wakil Presiden Maruf Amin akan mengumpulkan calon wakil presiden.

Peneliti ICW Kurnia Ramadhana mengatakan di Rumah Riset ICW, Senin, 29 Januari, “ICW ragu RUU perusakan properti akan disahkan menjadi undang-undang. Presiden menyampaikan kekecewaannya dalam konteks komitmen palsunya untuk mengesahkan RUU tersebut pada periode keduanya. di kantor.

Klik di sini untuk membaca lebih lanjut

Tempo.co



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *